Hubungan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), strategi koping, dan tingkat stres istri (kasus di Kabupaten Subang, Jawa Barat)
Abstract
Permasalahan KDRT merupakan permasalahan pelik yang masih dialami oleh keluarga dan memberikan dampak yang sangat serius bagi istri. Penelitian ini bertujuan menganalisis permasalahan KDRT, strategi koping, dan tingkat stres istri. Lokasi penelitian dilakukan di Kabupaten Subang, Jawa Barat pada
April 2012. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah penarikan sampel secara purposive dan melibatkan 30 istri korban KDRT sebagai sampel/partisipan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji T berpasangan, dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa jenis kekerasan yang paling banyak dialami oleh lebih dari separuh istri (53,3%) adalah kekerasan ekonomi. Kekerasan fisik, psikis, dan kekerasan seksual suami terhadap istri tergolong kategori rendah. Hasil uji beda menunjukkan bahwa KDRT yang dilakukan suami lebih tinggi ibandingkan
dengan KDRT yang dilakukan oleh istri. Selain itu, Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan bahwa KDRT memiliki hubungan positif dan signifikan dengan strategi koping (p<0,01) dan tingkat stres istri (p<0,01).
