View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Human Ecology
      • UT - Communication and Community Development
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Human Ecology
      • UT - Communication and Community Development
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis modal sosial pada pembangunan jalan pedesaan dalam rangka membangun desa

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.031Mb)
      Date
      2012
      Author
      Sunandang, Opang
      Nasdian, Fredian Tonny
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Dalam membangun jalan pedesaan, jika pembangunan tersebut dapat berhasil maka hal tersebut harus dilakukan Catatan tidak hanya pada modal fisik dan modal ekonomi saja, namun ada yang lain hal yang penting yaitu modal sosial. Keberhasilan dan keberlanjutan pedesaan jalan tidak lepas dari peran modal sosial, hal ini dikarenakan penggerak jalan pedesaan adalah komunitas dan dalam masyarakat terdapat sosial-sosial tertentu modal dapat memainkan peran penting dalam keberhasilan jalan pedesaan. Pada penelitian ini menggambarkan profil desa dan pelaksanaan jalan pedesaan pembangunan di Desa Bunar RW 08 dan RW 09. Selain itu, melakukan identifikasi modal sosial yang ada di desa. Menganalisis modal sosial (kepercayaan sosial, jaringan sosial dan norma sosial) yang timbul pada saat pelaksanaan perdesaan jalan raya. Kemudian menganalisis partisipasi yang terjadi terhadap pembangunan jalan pedesaan. Menganalisis lebih lanjut hubungan antara modal sosial (kepercayaan sosial dan sosial jaringan) dengan partisipasi masyarakat dalam pembangunan jalan pedesaan. Pembelajaran menyatakan bahwa modal sosial dapat dikategorikan tinggi sebelum pembangunan jalan pedesaan dan pada saat pelaksanaan pembangunan jalan pedesaan. Modal sosial dalam komunitas adalah kepercayaan sosial, jaringan sosial dan norma sosial. Namun partisipasi masyarakat menggunakan partisipasi Arnstein tangga menyatakan bahwa partisipasi masyarakat berada pada tataran tokenism. Sehingga partisipasi masyarakat tidak dapat dikategorikan tinggi atau rendah, padahal tinggi modal sosial. Hal ini yang menunjukkan tidak adanya hubungan antara modal sosial dengan partisipasi komunitas. Semakin tinggi modal sosial (tingkat kepercayaan sosial dan tingkat jaringan sosial), hal ini tidak diikuti dengan partisipasi masyarakat yang seharusnya menjadi tinggi atau pada tingkat kekuatan warga negara.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/127746
      Collections
      • UT - Communication and Community Development [2313]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository