Dampak Sosio-Ekonomis dan Sosio-Ekologis Akibat Industri Manufaktur (Studi Kasus: Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi)
Abstract
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh
kegiatan industri manufaktur pada aspek sosial ekonomi terhadap masyarakat dan
menjelaskan pengaruh kegiatan industri manufaktur pada aspek sosial ekologi
terhadap masyarakat.
Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif
yang didukung oleh pendekatan kualitatif. Data primer dihasilkan melalui
kuesioner dan wawancara. Sedangkan data sekunder dihasilkan melalui
dokumentasi dan studi literatur. Data yang dihasilkan menggunakan tabel
frekuensi dan tabulasi silang serta dianalisis secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan industri mempengaruhi
aspek sosial ekonomi. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya pendatang yang
ingin bekerja di perusahaan yang mengelola besi dan baja sehingga kesempatan
bekerja semakin berkurang juga. Pada aspek sosial ekologi, kegiatan industri yang
menghasilkan buangan atau limbah menyebabkan terjadinya perubahan
lingkungan seperti kondisi udara yang semakin panas, gersang dan berdebu,
kualitas air yang tercemar logam, polusi suara akibat mesin produksi dan
kendaraan yang mengangkut hasil olahan. Dari perubahan lingkungan tersebut
akan mempengaruhi kesehatan masyarakat yang tinggal disekitar wilayah industri
yang mengalami penurunan. Selain itu, perubahan lingkungan juga
mengakibatkan keluhan masyarakat.
