Show simple item record

dc.contributor.advisorKinseng, Rilus A.
dc.contributor.authorPratama, Rezza Lazuardi
dc.date.accessioned2023-10-19T07:25:49Z
dc.date.available2023-10-19T07:25:49Z
dc.date.issued2012
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/127196
dc.description.abstractTujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perubahan sosial-budaya di masyarakat lingkar areal tambang yang berlokasi di Desa Bukit Baru, Kalimantan Selatan. Kehadiran dan aktivitas industri batubara di kawasan ini diperkirakan cukup besar menjadi penyebab utama terjadinya perubahan dalam masyarakat, termasuk perubahan struktur sosial dan struktur budaya. Penelitian ini memadukan pendekatan kualitatif dengan pendekatan kuantitatif. Pendekatan kualitatif dalam wawancara mendalam dan observasi partisipan digunakan untuk menganalisis perubahan yang terjadi, proses dan faktor pendukung dan penghambat perubahan. Pendekatan kuantitatif menggunakan metode survei dan mengambil 40 responden dari masyarakat setempat untuk dianalisis faktor-faktor yang terkait dengan sikap terhadap perubahan sosial dan budaya. Sebagai Hasilnya, penelitian ini menemukan adanya perubahan komposisi penduduk, berubah-ubah peran masyarakat, perubahan mata pencaharian, perubahan gaya hidup, perubahan kepercayaan kepadaa tuhan, penduduk setempat lebih asosiatif, dan beberapa faktor terkait dengan sikap terhadap perubahan sosial dan budaya yang terjadi.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcHuman Ecology - Communication and Community Developmentid
dc.titlePerubahan Sosial Masyarakat Desa Lingkar Tambang (Kasus Desa Bukit Baru, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan)id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordChangesid
dc.subject.keywordCoal industryid
dc.subject.keywordSocial structuresid
dc.subject.keywordCultural structuresid
dc.subject.keywordCommunity of circumference of mine areaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record