Analisis Gender Dalam Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Tenun Songket (Kasus di Kelurahan 30, Ilir Barat II Kota Palembang)
View/ Open
Date
2012Author
Sari, Putiha Rakhmaini Indah
Mugniesyah, Siti Sugiah
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini menggunakan konsep, teori dan pendekatan gender dan perkembangan. Meneliti analisis gender pada usaha mikro dan kecil tenun songket yang diselenggarakan di kelurahan 30 ilir barat palembang dengan unit analisis Penelitian yang dilakukan adalah pengusaha tenun songket laki-laki dan pengusaha tenun wanita songket. Terdapat perbedaan tingkat Akses dan tingkat kendali yang luas
rangkaian kegiatan/sumber daya produksi dan pemasaran kain songket baik jenis kelamin maupun jenis kelamin Pengusaha Tenun. Pengusaha Tenun Songket pada laki-laki di tingkat akses dan penguasaan tingkat menengah dan tinggi, namun pada sebagian besar Pengusaha Wanita Tenun Songket termasuk dalam kategori tingkat rendah akses dan Tingkat Kontrol. Tidak demikian halnya dengan tingkat partisipasi mereka terhadap program pelatihan, penyuluhan dan pameran, sebagian besar dari kedua kategori tersebut seperti rendah. Meski demikian, terdapat 36 persen pengusaha Tenun Songket
laki-laki yang diuntungkan oleh Negara khususnya dalam hal perekonomian yang termasuk dalam
kategori tinggi, sedangkan perempuan Pengusaha Tenun Songket hanya mendapat manfaat yang sama
empat persen lebih tinggi. Berdasarkan analisis gender pada songket mikro dan kecil ternyata tenun
kesetaraan dan keadilan gender dalam pengambilan kembali belum sepenuhnya terwujud. Diketahui jurusan itu Permasalahan: Perempuan PTS berdomisili di usaha mikro yang tidak resmi terdaftar untuk menyimpan intervensi yang ditujukan pada PTS seringkali perempuan PTS tidak mendapatkan hal tersebut intervensi.
