Analisis keberlanjutan kegiatan pembangunan irigasi partisipatif (Kajian evaluasi PNPM Mandiri Perdesaan Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan karakteristik masyarakat (faktor internal dan eksternal) dengan tingkat partisipasi masyarakat dan mengidentifikasi hubungan tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan saluran irigasi dengan keberlanjutan pengelolan irigasi. Tingkat partisipasi masyarakat dalam program pembangunan saluran irigasi di Dusun Cipatat I, Desa Cibunian berada pada tingkat partisipasi rendah. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan, proses kegiatan pembangunan saluran irigasi yang telah dilakukan kurang melibatkan masyarakat dalam tahap
perencanaan dan evaluasi. Hal ini ditunjukkan dengan hanya sedikit masyarakat yang hadir saat rapat perencanaan program maupun rapat evalusi program. Banyak dari masyarakat yang beralasan tidak diundang serta memiliki pekerjaan lain saat rapat dilakukan sehingga mereka tidak hadir dalam rapat-rapat yang dilaksanakan. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa faktor internal (luas
lahan yang dialiri irigasi, status kepemilikan lahan dan hasil panen yang diperoleh) memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat partisipasi masyarakat pada program pembangunan saluran irigasi. Ini sesuai dengan keadaan di lapangan yang memperlihatkan bahwa masyarakat dengan kategori luas lahan
yang teraliri irigasinya luas, status kepemilikan lahannya merupakan milik sendiri serta hasil panen yang diperolehnya tinggi memiliki tingkat partisipasi yang tinggi pada program pembangunan saluran irigasi. Hal ini dikarenakan masyarakat dengan kategori tersebut lebih menyadari pentingnya saluran irigasi bagi pengairan lahan mereka. Faktor eksternal (kesempatan berpartisipasi) tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat partisipasi masyarakat dalam program pembangunan saluran irigasi. Ini sesuai dengan keadaan yang ada dilapangan bahwa banyak dari masyarakat yang memiliki kesempatan
berpartisipasi tinggi, namun tetap saja tingkat partisipasi mereka rendah dalam program pembangunan saluran irigasi. Sedangkan faktor eksternal lainnya yaitu kesesuaian program dan tingkat pengaruh pemimpin desa memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan saluran irigasi. Keberlanjutan pengelolaan saluran irigasi yang ada di Dusun Cipatat I,
Desa Cibunian tergolong dalam kategori berlanjut. Namun keberlanjutan pengelolaan yang ada tidak berlangsung secara terstruktur melainkan hanya pengelolaan yang dilakukan melalui inisiatif dari masyarakat sendiri. Di desa ini semenjak dilakukannya pembangunan irigasi cenderung tidak ada kelembagaan yang mengelola saluran irigasi secara teratur. Masyarakat secara bergantian
mengatur debit aliran air yang mengalir serta secara mandiri membersihkan saluran-saluran irigasi di sekitar lahan mereka. Tingkat partisipasi masyarakat dalam program pembangunan saluran irigasi memiliki hubungan yang signifikan dengan keberlanjutan pengelolaan saluran irigasi. Hal ini sesuai dengan fakta yang ada di lapangan yang menunjukkan bahwa masyarakat yang sebelumnya
berpartisipasi aktif saat pembangunan saluran irigasi mereka memiliki kesadaran yang cukup tinggi untuk memelihara serta menjaga keberlangsungan dari adanya saluran irigasi. Masyarakat sangat menyadari bahwa irigasi merupakan sarana yang sangat vital bagi keberlanjutan pertanian mereka.
