Posisi sosial perempuan migran pembantu rumah tangga (PRT) dalam rumah tangga dan masyarakat
Abstract
Pelaku migrasi umumnya merupakan masyarakat desa yang tidak memiliki
kemampuan khusus, sehingga pekerjaan yang dipilih oleh migran asal desa di kota
berasal dari sektor informal yang rentan akan diskriminasi dan marjinalisasi.
Migran perempuan yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga melakukan
peran dalam rumah tangganya sendiri dan masyarakat. Namun, peran tersebut
seringkali tidak diimbangi dengan posisi sosial yang didapatkan. Penelitian ini
dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan kuesioner serta
didukung dengan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) faktor
utama yang menyebabkan perempuan melakukan migrasi adalah kesempatan
kerja dan berusaha yang rendah di daerah asal, (2) perempuan migran pembantu
rumah tangga terlibat dalam pengambilan keputusan rumah tangga, (3) perempuan
migran pembantu rumah tangga tidak terlibat dalam pengambilan keputusan
mengenai pekerjaan dengan majikan, (4) perempuan migran pembantu rumah
tangga merasa haknya telah terpenuhi oleh majikan, dan (5) upah perempuan
migran pembantu rumah tangga dipengaruhi oleh peran yang dijalankan.
