| dc.description.abstract | Eksploitasi sumberdaya laban untuk meningkatkan produksi tanaman pangan baik di Jawa maupun di luar Jawa dilaksanakan melalui dua bentuk pengembangan yaitu (1) Pengembangan Irigasi (Irigation Development dan ( 2) Pengembangan Laban Kering (Dry Land Development). Sejumlah besar investasi yang bersurnber dari pinjaman luar negeri dan dalam negeri telah dilakukan untuk pengernbangan irigasi sejak awal Pelita I. yang ditujukan pada 4 bentuk proyek yaitu Rehabi litasi, Ekstensifikasi, Pengendalian sungai/banjir dan Pengembangan surut. Sebelum usaba pengembangan irigasi dirumuskan, kegiatan sejenis telah disusun dan diterapkan di Wilayah Pengairan Jatilubur (WPJ), atas dasar pertirnbangan babwa daerah produksi utama pangan untuk kota-kota di Jawa Barat adalah dataran aluvial pantai utara Jawa Barat yang terbentang dari Banten sampai Cirebon. Pada tabun 1953 mulai dilaksanakan "Proyek Serba Guna .Jatilubur'" dan sejak tahun 1960 disusul dengan proyek pengernbangan pengairannya. ... | id |