Substitusi Parsial Vernalisasi dengan Giberelin dan Pembesaran Umbi Lili (Lilium sp.) dengan Paklobutrazol
Date
2023Author
Anisah, Siti Nur
Ratnadewi, Diah
Supena, Ence Darmo Jaya
Metadata
Show full item recordAbstract
Lili diperdagangkan secara luas di dunia, mencapai urutan keempat dari lima
bunga potong teratas dalam penjualan di pelelangan bunga di Belanda. Bunga lili
semakin diminati di Indonesia. Namun, produksi benih lili di Indonesia masih
terkendala, menyebabkan ketergantungan yang besar pada benih impor sebagai
bahan tanam, dan rendahnya daya saing di pasar luar negeri. Hal ini disebabkan
kualitas umbi yang semakin menurun dan waktu vernalisasi yang lama untuk
mematahkan dormansi umbi. Penelitian ini bertujuan untuk mempercepat
pematahan dormansi umbi lili dan memperbesar ukuran umbi supaya dapat
digunakan untuk beberapa generasi tanaman sebagai bahan tanam. Penelitian ini
dilakukan di rumah kaca pada musim hujan dan kemarau. Rancangan percobaan
yang digunakan untuk percobaan pematahan dormansi umbi adalah rancangan acak
lengkap (RAL) satu faktor yaitu kombinasi perlakuan konsentrasi giberelin (GA3)
(0, 50, 75, dan 100 mg/L) dan lama perendaman (8, 16, dan 24 jam). Untuk
mempertahankan ukuran umbi lili dilakukan perlakuan paklobutrazol (PBZ) pada
fase vegetatif, dengan konsentrasi 0, 150, 300, 450 mg/L dengan RAL.
Paklobutrazol disemprotkan atau disiramkan pada tanaman untuk memperlambat
pertumbuhan vegetatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman umbi
dalam larutan GA3 100 mg/L selama 16 jam secara signifikan dapat mempercepat
pematahan dormansi umbi dari 19-20 minggu menjadi 12-13 minggu. Pertumbuhan
tunas lebih cepat pada musim kemarau dibandingkan musim hujan. Perlakuan PBZ
300 mg/L dapat memperbesar ukuran umbi dari 13,8-14,2 cm menjadi 15,3 cm
dengan menekan tinggi tanaman serta meningkatkan diameter batang, tebal daun,
panjang akar, kandungan klorofil, dan kandungan karbohidrat. Oleh karena itu,
perendaman umbi lili dalam GA3 berhasil sebagian menggantikan vernalisasi, dan
perlakuan PBZ mampu memperbesar ukuran umbi setelah panen tanaman pada
musim hujan dan kemarau.
