| dc.description.abstract | Limbah pemanenan seringkali terjadi akibat adanya bagian praktik penebangan yang kurang sesuai prosedur. Limbah kayu yang dihasilkan dapat berbeda – beda tergantung dari jenis, kondisi topografi, dan keahlian penebang saat pemanenan berlangsung, termasuk limbah kayu yang dihasilkan pada penebangan hutan di Pulau Jawa khususnya di Perhutani. Penelitian dilaksanakan di KPH Sukabumi Jawa Barat dengan jenis tanaman rasamala. Penelitian ini bertujuan menganalisis volume limbah yang dihasilkan dari penebangan pada petak tebang, TPn, TPKH, dan faktor eksploitasi serta menganalisis faktor yang mempengaruhi besarnya volume limbah pada lokasi penelitian. Metode yang digunakan adalah purposive sampling dengan sampel sebanyak 51 pohon. Limbah yang ditemukan dalam penelitian berupa tunggak 30%, batang bebas cabang 15%, batang atas 35%, dan dahan 20% yang terdiri cabang dan ranting. Faktor eksploitasi berdasarkan pendekatan bagian log kayu utuh yang dipanen bukan limbah melalui perhitungan faktor eksploitasi sebesar 82% dan pendekatan indeks sebesar 0,84 atau 84%. Besaran nilai limbah yang dihasilkan pada penelitian dipengaruhi faktor paling dominan yaitu kemiringan lereng. | id |