Show simple item record

dc.contributor.advisorSiswadi
dc.contributor.advisorPawitan, Hidayat
dc.contributor.advisorHasibuan, Krisna Murti
dc.contributor.advisorSamsun, Mochamad
dc.contributor.authorSabran, Muhamad
dc.date.accessioned2023-07-26T05:57:12Z
dc.date.available2023-07-26T05:57:12Z
dc.date.issued1986
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/122642
dc.description.abstractData jeluk hujan pada bulan dan di stasiun tertentu yang diukur setiap tahun selama beberapa tahun dianggap sebagai contoh acak dari populasi takhingga jeluk hujan bulanan di stasiun tersebut. Dari contoh acak tersebut da- pat diduga sebaran populasi Jeluk hujan pada bulan dan di stasiun tertentu. Dalam per alitian ini digunakan dus meto- de untuk menentukan (nemilih) sebaran populaai jeluk hujan yaitu metode pemilihan yang invarian terhadap perubahan aka- la dan lokasi, dan metode kemungkinan maksimum. Ada empat model sebaran yang diajukan yaitu: sebaran normal, lognormal, Weibull dan gamma. Data yang dianalisis berasal dari 8 sta- siun yaitu: Cikopo, Cipanas, Depok, Boja, Bendo, Tegal, Pur- worejo dan Asembagus. Hasil pemilihan menunjukkan bahwa pada bulan-bulan ba- sah, sebaran normal paling cocok digunakan untuk menganali- sis data jeluk hujan bulanan, sedangkan pada bulan-bulan kering sabaran yang paling cocok adalah sebaran gamma. Da- lam tulisan ini juga dibuat pembandingan antara metode yang invarian, metode kemungkinan maksimum dan metode uji kelayak- an sebaran khi-kuadrat...dstid
dc.language.isoidid
dc.subject.ddcStatisticsid
dc.titlePemilihan sebaran jeluk hujan bulananid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordRainid
dc.subject.keywordData collectionid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record