Deteksi Status Mineral Pada Ayam Petelur Melalui Pengamatan Kandungan Mineral Telur Dan Biokimia Pada Darah
View/ Open
Date
1991Author
Soetadiwiarna, Ella Hendalia
Piliang, Wiranda Gentini
Djojosoebagio, Soewondo
Adijuwana, Hendra
Metadata
Show full item recordAbstract
Serangkaian penelitian telah dilakukan di Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor, untuk mempelajari metode pendugaan status mineral pada ayam petelur melalui pengamatan penampilan produksi, kandungan mineral telur dan pengamatan biokimia pada darah.
Percobaan dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari empat perlakuan dan tiga ulangan. Tiga macam ransum defisien mineral masing-masing mengandung 25, 50 dan 75 persen dedak padi dan satu macam kepada tujuan ransum komersial sebagai kontrol telah diberikan 168 ekor ayam petelur selama dua bulan, untuk mempelajari pengaruh defisiensi terhadap penampilan produksi, kandungan mineral dengan mineral (Ca, P,
Mg, Fe, Cu, Mn, dan Zn) pada kulit telur, kuning telur, serum dan tulang serta aktivitas enzim alkalin fosfatase Percobaan dilanjutkan dengan suplementasi multi mineral selama empat bulan, dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan ayam petelur dalam memperbaiki penampilan prouksinya.
Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjuk- bahwa defisiensi mineral secara nyata dapat menye- kan babkan terjadinya penurunan rataan konsumsi ransum, pro- duksi telur dan bobot telur pada bulan pertama terjadinya defisiensi. Suplementasi mineral dapat meningkatkan kembali rataan konsumsi ransum, produksi telur dan bobot telur, namun proses pemulihan ini memerlukan waktu yang cukup lama,….dst
Collections
- MT - Animal Science [1294]
