View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Human Ecology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Human Ecology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Upaya perbaikan gizi masyarakat di pedesaan kasus di Desa Tegalpanjang Kecamatan Cariu Kapupaten Bogor

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (3.896Mb)
      Date
      1992
      Author
      Baliwati, Yayuk Farida
      Sayogyo, Pujiwati
      Taryoto, Andin H
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini berusaha memahami (1) upaya yang dila- kukan anggota keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi, (2) pola hubungan antara pembawa dan penerima program perbaikan gizi dan (3) perilaku dan status gizi balita, berdasarkan beberapa pemikiran. berkaitan dengan, aspek ekonomi. Perhatian terhadap aspek ekonomi digunakan untuk melihat upaya keluarga dalam rangka pengadaan dan penyediaan pangan. Kedua Upaya tersebut juga dilakukan oleh pemerintah, antara lain melalui wadah posyandu yang pada prinsipnya merupakan kegiatan pendidikan dan penyuluhan. Oleh karena itu upaya perbaikan gizi perlu ditelaah dari aspek sosial. Dalam proses perbaikan gizi tersebut terdapat proses sosialisasi "pesan-pesan gizi" dari pembawa program. Dengan demikian terdapat hubungan antara penerima (keluarga) dan pembawa program. Untuk memahami upaya perbaikan gizi tersebut digunakan pendekatan struktural dan interaksional. Pendekatan struktural fungsional mengacu pada pada pemikiran Durkheim mengenai solidaritas mekanis yang terdapat pada masyarakat pertanian (desa). Oleh karena itu relevan untuk mengkaitkan dengan pandangan Parsons mengenai keter- aturan suatu masyarakat. Pada pendekatan ini, keluarga dianggap sebagai suatu sistem sosial yang mempunyai beberapa fungsi, antara lain diferensiasi peranan dan alokasi kekuasaan. Fungsi keluarga tersebut dapat diketahui dari hubungan antara anggota keluarga yang tercermin dari pembagian kerja antar jenis kelamin dan pengambilan keputusan yang merupakan aspek penting pada pendekatan kedua. Dilain pihak keluarga dianggap sebagai sub sistem sosial dari sistem sosial yang lebih luas. Dalam hal ini diperhatikan hubungan antara keluarga dengan masyarakat luas; hubungan antara satu keluarga dengan keluarga lain. Dari hubungan sosial ini diharapkan terjadi suatu integrasi yang dicerminkan oleh perilaku dan status gizi keluarga. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/121515
      Collections
      • MT - Human Ecology [2403]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository