IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Dissertations
      • DT - Veterinary Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Dissertations
      • DT - Veterinary Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Peranan Bursa Fabricius dalam Produksi Antibodi terhadap Antigen NDV pada Ayam Kampung dan White Leghorn

      Thumbnail
      View/Open
      Abstract (241.2Kb)
      Full Text (6.064Mb)
      Postscript (2.429Mb)
      Cover (769.2Kb)
      Bab I (349.0Kb)
      Bab II (860.1Kb)
      Bab III (830.8Kb)
      Bab IV (2.307Mb)
      Bab V (1.334Mb)
      Penutup (312.6Kb)
      Daftar Pustaka (619.6Kb)
      Date
      1987
      Author
      Sikar, Sri Hartini Sjahfri
      Sastradipradja, Djokowoerjo
      Nascetion, Andi Hakim
      Martojo, Harimoerti
      Partadiredja, Masduki
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mencari informasi peranan bursa Fabricius dalam produksi antibodi terhadap antigen vaksin NDV pada ayam kampung dan White Leghorn sebagai pembanding, dengan cara meneliti pertumbuhan bursa Fabricius, respons imun humoral dan pengaruh bursektomi pada respons imun humoral terhadap suntikan antigen pada stadia pertumbuhan bursa, serta meneliti aspek serologis dan hematologis sebagai respons terhadap suntikan antigen pada anak ayam yang dibursektomi pada umur 3 hari dan masa embrio. Seluruh penelitian dilakukan di Laboratorium Jurusan Fisiologi dan Farmakologi, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, dengan menggunakan 715 ekor ayam kampung dan 624 ekor ayam White Leghorn (W 36), 250 butir telur ayam kampung dan 250 butir telur ayam White Leghorn. Antigen yang digunakan ialah vaksin NDV strain La Sota produksi Laboratorium Viriologi, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, dengan dosis 1280 HAU/0,2 cc untuk ayam dewasa dan menjelang dewasa, dan 80 HAU/0,2 cc untuk anak-anak ayam. Pengamatan pertumbuhan bursa Fabricius dengan cara menimbang organ dan mengukur kedalaman bursa menurut Kirkpatrick, titer antibodi terhadap antigen tersebut dengan metode HI prosedur beta, protein serum total dengan metode Biuret, fraksi-fraksi protein serum dengan metode elektroforesis, jumlah leukosit, limfosit, monosit, dan heterofil dengan hemositometer dan preparat ulas darah, serta berat organ pada akhir percobaana Hasil penelitian menunjukkan, anak ayam kampung mempunyai bursa Fabricius lebih berat daripada White Leghorn, pada waktu menetas. Bursa Fabricius tumbuh cepat pada umur 2 sampai 4 minggu, mencapai berat maksimum pada umur 13 minggu, lebih lambat daripada ayam White Leghorn, kemudian terjadi regresi yang berjalan lebih lambat pula daripada ayam White Leghorn. Suntikan antigen dengan dosis tersebut dapat menimbulkan respons imun humoral pada ayam percobaan. Makin lanjut stadium pertumbuhan bursa Fabricius, makin tinggi produksi antibodi terhadap antigen vaksin NDV di dalam darahnya. Pada umumnya, titer HI-serum antibodi pada ayam kampung lebih tinggi daripada ayam White Leghorn. Tanpa bursa Fabricius, ayam-ayam dapat memproduksi antibodi terhadap antigen vaksin NDV, tetapi untuk produksi antibodi yang optimum diperlukan adanya bursa Fabricius. Anak ayam White Leghorn yang dibursektomi hormonal pada hari keempat masa embrio, tidak dapat memproduksi antibodi terhadap suntikan kedua antigen tersebut, tetapi ayam kampung dapat. Adanya antibodi bawaan terhadap antigen NDV pada anak ayam menghambat produksi antibodi terhadap antigen vaksin NDV yang disuntikkan, dan besarnya hambatan tergantung pada tingginya titer antibody bawaan. Pada umumnya kenaikan jumlah limfosit di dalam darah sejalan dengan kenaikan titer HI-serum antibodi. Jumlah leukosit, terutama limfosit pada ayam kampung lebih tinggi daripada ayam White Leghorn. Kenaikan globulin serum pada umumnya sejalan dengan kenaikan titer HI-antibodi di dalam darah. Macam fraksi globulin yang dihasilkan tergantung pada stadium pertumbuhan bursa pada saat bursektomi dilakukan, frekwensi suntikan antigen dan bangsa ayam. Bursektomi pada ayam yang berumur 3 hari mengakibat-kan timus bertambah beratnya, dan bursektomi hormonal pada hari keempat masa embrio mengakibatkan timus dan limpa berkurang beratnya. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/1215
      Collections
      • DT - Veterinary Science [305]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository