Pengaruh Devigorasi Etanol, Radiasi Co-60, Dan Etilmetanasulfonat (EMS) Terhadap Kemunduran Benih Bayam (Amaranthus sp.)
View/ Open
Date
1989Author
Setyawati, Anggraeni Santi
Sadjad, Sjamsoe'oed
Hendratno
Aminah Lubis, Siti Harti
Adijuwana, Hendra
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemunduran benih oleh pengaruh etanol dapat dideteksi de ngan indikasi aberasi kromosom, dan membandingkannya dengan aberasi kromosom yang diakibatkan oleh pengaruh radiasi Co-60 dan etilmetanasulfonat (EMS). Di samping itu juga ingin diketahui apakah aberasi kromosom oleh pengaruh etamol akan menimbulkan mutasi pada generasi berikutnya.
Dalam penelitian ini digunakan benih bayam varietas Maxi dan Kakap yang diperoleh dari hasil panen di Kebun Percobaan Leuwikopo. Masing-masing varietas diperlakukan dengan devigorasi etanol, radiasi Co-60 dan etilmetanasulfonat (EMS). Perlakuan radiasi Co-60 menggunakan Irradiator Gamma Cell-220 dengan dosis 35 Krad dan 45 Krad. Perla- kuan devigorasi etanol menggunakan Mesin Pengusangan Cepat tipe IPB 77-1 dengan lama devigorasi (10+5)', (10+10)', (10+15), dan (10+20)'. Perlakuan EMS menggunakan konsentrasi 0.15 M dan 0.30 M.
Data indeks anafase dan indeks aberasi kromosom di analisis dengan analisis ragam yang dilanjutkan dengan uji Tukey. Khusus untuk analisis data mutasi klorofil digunakan uji X2 (Chi Square). Uji Sidik Ragam terhadap indeks acerasi kromosom menunjukkan bahwa pengaruh varietas tidak berbeda nyata, se- dangkan pengaruh perlakuan dan interaksinya berbeda sangat nyata pada taraf 1 %. Pada perlakuan devigorasi etanol terlihat bahwa benih yang mengalami devigor asi etanol lebih lama, indeks aberasi kromosom yang dihasilkan lebih kecil…dst
Collections
- MT - Animal Science [1294]
