View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Animal Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Animal Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Studi Perilaku Seksual Dan Hubungan Pola Hormonal Dengan Beberapa Nilai Hematologis Ayam Hutan Hijau (Gallus Varias) Yang Dipelihara Di Dalam Kandang

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (3.784Mb)
      Date
      1996
      Author
      Nurdiani, Nia
      Wijayakusuma, R
      Sikar, Sri Hartini S.
      Alikodra, Hadi S.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Ayam hutan hijau (Gallus Varius) adalah unggas asli Indonesia yang saat ini populasinya dikhawatirkan menurun sebagai akibat penurunan kualitas dan kuantitas habitat alamnya serta akibat penangkapan pejantan guna dijadikan bibit ayam bekisar. Agar kelangsungan hidup ayam hutan hijau tetap terjamin serta kebutuhan manusia untuk memanfaatkannya dapat terpenuhi, perlu dilakukan upaya konservasi melalui cara pembudidayaan. Untuk menunjang upaya tersebut diperlukan kelengkapan data- data dasar biofisiologinya yang sampai saat ini masih sangat langka. Pengamatan perilaku seksual ayam hutan hijau di luar kandang dilakukan selama dua bulan guna memperoleh acuan bagi pengamatan selanjutnya. Pengamatan di dalam kandang dilakukan terhadap dua ekor pejantan dan dua ekor beti dikandangkan secara individu serta lima jantan dan lima betina yang dikandangkan berpasangan setelah enam bulan masa adaptasi. Pemeriksaan hormonal dan hematologis dilakukan delapan kali dalam selang waktu dua minggu, dari sampel darah yang diambil dari vena jugularis. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa perilaku seksual ayam hutan hijau berpola khas, yang terutama ditunjukkan oleh pejantannya. Tahap prakopulasi diawali dengan 7 tanda-tanda perubahan warna muka menjadi lebih merah, peningkatan keagresifan berupa penyerangan terhadap pejantan lain di sekitarnya, serta diperdengarkannya suara kokokan dan kotekan yang khas. Selanjutnya diperlihatkan tarian percumbuan, walaupun tidak selalu mendapat tanggapan positif dari betina pasangannya. Perilaku seksual betina tidak tampak jelas, namun kopulasi hanya berlangsung saat betina pasangannya menunjukkan siap kawin dengan merundukkan tubuhnya terhadap pejantan, tanpa ada pemaksaan. Pada tahap postkopulasi pejantan mempertunjukkan tarian di seputar tubuh pasangannya…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/120759
      Collections
      • MT - Animal Science [1294]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository