View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Animal Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Animal Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Estimasi Produktivitas Karkas Sapi Brahman Cross Kastrasi yang Dipotong Pada Kisaran Bobot 350 -550 Kg

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (2.798Mb)
      Date
      1997
      Author
      Pratiwi, Ni Made Werdi
      Gurnadi, R. Eddie
      Priyanto, Rudy
      Putu, I Gede
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui basil daging (beef yield) dan distribusinya dalam potongan-potongan komersial, nilai ekonomi dari hasil daging yang dihasilkan dan hubungan fungsional antara produktivitas karkas dengan indikator produk'iivitas karkas. Empat puluh ekor sapi Brahman Cross kastrasi dengan kisaran bobot 350 - 550 kg dan kisaran umur 2 - 4 tahun (Ii - I4) dipergunakan dalam penelitian ini. Pengambilan data pada ternak hidup meliputi pengukuran tebal lemak pangkal ekor (TLPE), tebal lemak subkutis pada posisi rusuk 12 dan rump PS serta pengukuran pada karkas yang meliputi bobot setengah karkas dingin, tebal lemak subkutis pada posisi rusuk 12 dan rump PS, luas urat daging mata rusuk dan bobot komponen karkas yang terdiri dari potongan-potongan komersial, trim lemak dan tulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan jaringan lunak karkas pada kisaran bobot 350 - 399 kg masih berkembang pada potongan dasar chuck, flank dan rump sedangkan untuk potongan dasar blade, rib set, brisket, loin, fillet, topside, silverside, inside dan shank relatifkonstan. Pada kisaran bobot 400-550 kg, pertumbuhan jaringan lunak karkas dari seluruh potongan dasar relatif konstan kecuali potongan dasar chuck pada kisaran bobot 400-449 kg dan topside pada kisaran bobot 450- 499 kg sudah melambat pertumbuhannya. Meningkatnya tebal lemak P8 menyebabkan persentase chuck, brisket, cube roll, fillet, rump, topside, inside dan shank menurun sedangkan persentase blade, loin, flank dan silverside meningkat. Meningkatnya bobot setengah karkas dingin menyebabkan persentase chuck, cube roll, brisket, flank, inside dan shank menurun sedangkan persentase blade, loin, fillet, rump, topside dan silverside meningkat. Indikator pengukur tebal lemak pangkal ekor sangat nyata berhubungan dengan proporsi komponen karkas dan dapat dengan baik dipergunakan dalam pendugaan persentase total daging, trim lemak dan tulang, dengan tingkat akurasi yang hampir sama dengan indikator penduga tebal lemak PS dan tebal lemak rusuk 12. Bobot setengah karkas dingin, tebal lemak P8 dan luas urat daging mata rusuk sebagai indikator tunggal mempunyai kontribusi yang nyata terhadap pendugaan bobot total daging, trim lemak dan tulang. Namun dalam ha! ini bobot setengah karkas dingin merupakan indikator yang paling dominan dengan koefisien determinasi paling tinggi. Kombinasi antara bobot setengah karkas dingin dengan tebal lemak PS dalam regresi ganda merupakan prediktor yang paling baik untuk mengetahui bobot total daging dan trim lemak dari sebuah karkas. Kombinasi terbaik untuk pendugaan bobot total tulang adalah bobot setengah karkas dingin dan luas urat daging mata rusuk. Tebal lemak subkutis mempunyai peranan penting dalam pendugaan proporsi komponen karkas. Sebagai indikator tunggal, tebal lemak P8 merupakan indikator yang paling dominan dengan koefisien detem1inasi tertinggi untuk pendugaan persentase daging dan lemak sedangkan indikator luas urat daging mata rusuk untuk pendugaan persentase tulang. Kombinasi indikator tebal lemak P8 dan bobot setengah karkas dingin merupakan prediktor terbaik untuk pendugaan persentase daging dan trim lemak dari sebuah karkas, sedangkan kombinasi luas urat daging mata rusuk dan bobot setengah karkas dingin adalah yang terbaik untuk pendugaan persentase tulang. Nilai ekonomi komponen karkas dipengaruhi oleh tebal lemak P8 dan bobot setengah karkas dingin, dimana nilai total karkas terutama nilai total daging mengalami peningkatan sangat tinggi dengan meningkatnya bobot setengah karkas dingin dibandingkan dengan meningkatnya tebal lemak P8.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/119508
      Collections
      • MT - Animal Science [1294]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository