| dc.description.abstract | Penelitian ini dilakukan antara lain pertama untuk mempelajari faktor-faktor yang berpengaruh terhadap karakteristik fenotipik sapi Bali khususnya di wilayah Proyek Pembibitan dan Pengembangan Sapi Bali (P: Bali) di Daerah Tingkat I Bali. Karakteristik fenotipik tersebut meliputi sifat produksi yaitu bobot sapih (disesuaikan pada bobot umur 205 hari) dan bobot setahun (disesuaikan pada bobot umur 365 hari) dan sifat reproduksi meliputi lama bunting, selang kawin setelah beranak dan selang beranak. Kedua mempelajari parameter genetik sifat produksi yaitu mengestimasi nilai heritabilitas bobot sapih dan bobot setahun. Disamping itu juga mengestimasi nilai korelasi fenotipik dan genetik antara bobot sapih dan bobot setahun tersebut. Terhadap sifat reproduksi diestimasi nilai ripitabilitas lama bunting, selang kawin setelah beranak dan selang beranak Catatan, baik sifat produksi maupun sifat reproduksi dikumpulkan mulai dari tahun 1989 sampai tahun 1993. Model rataan kuadrat terkecil dengan jumlah catatan yang tidak sama (unbalance design) meliputi lokasi, musim kelahiran dan paritas sebagai pengaruh tetap dan pejantan dalam lokasi sebagai peubah acak. Catatan saudara tiri sebapak (paternal half-sibs) digunakan untuk mengestimasi nilai heritabilitas serta korelasi genetik dan fenotipik, sedangkan estimasi nilai ripitabilitas dari komponen-komponen ragam…dst | id |