Show simple item record

dc.contributor.advisorWahyudi, Setyanto Tri
dc.contributor.advisorYani, Sitti
dc.contributor.authorSafira, Siti Humairah Mega
dc.date.accessioned2023-06-16T06:44:54Z
dc.date.available2023-06-16T06:44:54Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/119354
dc.description.abstractMalaria merupakan salah satu penyakit endemik yang cukup mematikan di dunia hingga saat ini. Upaya dalam mengurangi penyakit malaria telah banyak dilakukan baik melalui pemberantasan terhadap vektornya maupun pemberantasan terhadap parasitnya melalui obat sintetik ataupun obat yang berasal dari tanaman herbal alami. Namun bahaya resistensi dan efek samping yang ditimbulkan juga tidak dapat diabaikan. Oleh karena itu, dibutuhkan alternatif obat antimalaria baru yang cukup terjangkau dan efektif. Salah satu tanaman obat yang diyakini memiliki khasiat sebagai tanaman obat antimalaria adalah Tanaman Tapak Dara. Penelitian ini menggunakan metode in silico melalui proses redocking, docking dan proses virtual screening pada 22 senyawa ligan tanaman tapak dara terhadap 6 reseptor target PfDTD yang kemudian diseleksi sehingga diperoleh 5 senyawa ligan terbaik. Bedasarkan hasil penelitian yang diperoleh ditemukan bahwa senyawa ligan tanaman tapak dara dengan kode ligan 19_CID_163025450 memiliki nilai afinitas terendah serta memiliki ikatan yang cukup kuat dan relatif stabil.id
dc.description.abstractMalaria is one of the world’s lethal diseases nowadays. Various ways to reduce malaria have been done by eradicating the vector and the parasite which using synthetic or natural drugs. But, the resistance and the side effects from those drugs can not be ignored. So that, the alternatives of anti malaria drugs which are more affordable and effective are needed. One of the plants which potentially has medicinal property as an anti malaria is Cape Perwinkle plant. The study was using in silico methods through redocking, docking and virtual screening process on 22 active compounds of Cape Perwinkle with 6 PfDTD targets receptors that would be selected into 5 best ligands. Based on this research, one of the Cape Perwinkle active compounds with ligand code 19_CID_163025450 has the lowest affinity value, and also has quietly strong and relatively stable bonds.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleTeknik Ensemble Docking Pada Senyawa Aktif Tanaman Tapak Dara Sebagai Potensi Anti Malaria Dengan Target PfDTDid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordMalariaid
dc.subject.keywordCape Perwinkleid
dc.subject.keywordPfDTDid
dc.subject.keywordredockingid
dc.subject.keyworddockingid
dc.subject.keywordvirtual screeningid
dc.subject.keywordaffinity valueid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record