Produktivitas Sapi Bali di Lahan Pastura dan Perkebunan Kelapa Sawit di KabupatenKeerom Provinsi Papua
View/ Open
Date
2018Author
Kocu, Obed
Salundik
Prihantoro, Iwan
Priyanto, Rudy
Metadata
Show full item recordAbstract
Sapi bali berpotensi dikembangkan pada lahan pastura dan lahan
perkebunan kelapa sawit dalam skala kecil oleh petani peternak lokal. Penelitian
ini bertujuan untuk menyelidiki produktivitas ternak sapi bali di kedua areal lahan
penggembalaan yang berbeda. Total luas lahan, daya dukung dan kapasitas
tampunglahan pastura dan lahan perkebunan kelapa sawit yang digunakan untuk
penggembalaan ternak sapi bali dianalisis untuk mengevaluasi produktivitas
hijauan lahan pastura dan lahan perkebunankelapa sawit.
Sebanyak 60 ekor sapi bali berumur 1-3 tahun digunakan untuk
mengevaluasi produktivitas ternak sapi bali termasuk pengukuran parameter tubuh
dan bobot badan yang terdiri dari 30 ekor sapi bali pada lahan pastura dan 30 ekor
lahan perkebunan kelapa sawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan
pastura yang tersedia saat ini7191 hadanlahan sawit 5519 ha dapat menampung 28
187.72 dan 20 585.87 unit ternak.Daya dukung lahan pastura sedikit lebih tinggi
dari lahan perkebunan kelapa sawit yaitu satu hektar dapat menampung 3.92
ST/ha/tahun dan 3.73 ST/ha/tahun.
Sapi bali betina yang dipelihara pada lahan pastuara memiliki produktivitas
yang lebih tinggi terutama bobot badan dan tinggi pinggul. Produktivitas sapi bali
yang lebih tinggi padalahan pastura karena pemberian suplementasi tambahan
rumput unggul yakni Rumput Gajah (penisetum purpureum) dan Rumput Raja
(King grass). Secara umum sapi bali yang dipelihara pada kedua areal yang
berbeda memiliki produktivitas yang baik sebab daya dukung lahan tinggi dan
populasi ternak masih rendah.
Collections
- MT - Animal Science [1302]
