View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Dissertations
      • DT - Agriculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Dissertations
      • DT - Agriculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pembentukan diosgenin pada kultur kalus Dioscorea bulbifera L.

      Thumbnail
      View/Open
      1991pdt.pdf (21.33Mb)
      Date
      1991
      Author
      Tjondronegoro, Puspa Dewi
      Nur, Mohamad Anwar;
      Liang, Oei Ban;
      Wattimena, Gustaaf A.;
      Gunawan, Livy W
      Barizi;
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penelitian adalahmempelajari aspek-aspekk IPB Untersin kondisi kultur jaringan Ckultur kalus) tanaman Dioscorea bulbifera L., untuk pembentukan diosgenin secara optimum. Pendekatan permasalahan dilakukan sebagai berikut : (1) mendapatkan sumber eksplan yang berkemampuan mensintesis dan mengakumulasikan diosgenin, (2) mencari kondisi medium kultur untuk pertumbuhan sel yang optimum, (3) memanipulasi lingkungan kultur dengan perlakuan zat pengatur tumbuh, komponen nutrisi, pemberian prekursor dan cahaya untuk merangsang biosintesis diosgenin. Penelitian dilakukan secara bertahap, seluruhnya ada 6 percobaan dengan urutan sebagai berikut : Percobaan pertama mencari komposisi medium untuk pertumbuhan kalus yang dapat menghasilkan diosgenin. Dengan menggunakan medium dasar Murashige dan Skoog (MS) yang telah dimodifikasi, diuji beberapa konsentrasi zat pengatur tumbuh auxin (2.4-D, IAA dan NAAD serta sitokinin (BAP). Hasilnya menunjukkan bahwa medium MS yang diperkaya dengan 1 ppm 2.4-D dan 0.1 ppm BAP menunjukkan medium yang produksi diosgenin. Setelah periode inkubasi 5 minggu, produksi bobot kering kalus jaringan bulbil mencapai 12.04 g dengan kandungan diosgenin 211.2 µg/g bobot kering. Percobaan kedua : mempelajari pertumbuhan kalus dari ber- bagai jaringan tanaman (bulbil, ruas batang dan daun). Pe- nampilan kalus dari ke-3 jaringan tidak banyak berbeda, warnanya putih kekuningan dan strukturnya friable. pertumbuhan maupun kurva ketiga jaringan kalus dengan masa inkubasi. kalus jaringan Akumulasi Kur va total kandungan diosgenin dari memperlihatkan bentuk kuadratik Di antara ketiga jaringan kalus, bulbil paling mendekati diosgenin tertinggi tercapai pertumbuhan bobot kering mulai menurun. pola diphasic. pada saat Percobaan ketiga: pertumbuhan bulbil. dan Hasil peranan faktor fisik cahaya terhadap pembentukan pengamatan diosgenin sel ama 10 kalus minggu jaringan menunjukkan bahwa cahaya mengurangi pertumbuhan bobot kering kalus dan menekan pembentukan diosgenin. Cahaya merangsang pemben- tukkan pigmen (klorofil) sehingga mengurangi ketersediaan metabolit diosgenin.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/117542
      Collections
      • DT - Agriculture [773]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository