Pengaruh pencampuran tanah mineral dan basa dengan tanah gambut pedalaman Kalimantan Tengah dalam budidaya tanaman kedelai
| dc.contributor.author | Halim, Abdullah | |
| dc.date.accessioned | 2010-03-25T01:36:41Z | |
| dc.date.available | 2010-03-25T01:36:41Z | |
| dc.date.issued | 1987 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/1164 | |
| dc.description.abstract | Gambut pedalaman umumnya bereaksi masam sampai sangat masam dengan kapasitas tukar kation (KTK) sangat tinggi, tetapi kejenuhan basa (KB) sangat rendah. Kondisi demikian tidak menunjang terciptanya laju dan kemudahan penyediaan hara yang memadai kebutuhan tanaman, terutama basa-basa seperti K, Mg dan Ca. Dalam suasana kaya bahan organik, ketersediaan hara mikro, terutama Cu juga sangat rendah. | |
| dc.publisher | IPB (Bogor Agricultural University) | |
| dc.title | Pengaruh pencampuran tanah mineral dan basa dengan tanah gambut pedalaman Kalimantan Tengah dalam budidaya tanaman kedelai | id |
Files in this item
This item appears in the following Collection(s)
-
DT - Agriculture [773]









