UT - Forest Management: Recent submissions
Now showing items 701-720 of 3207
-
Dampak kebakaran hutan terhadap kelimpahan serangga tanah pada tegakan hutan sekunder di Haurbentes, Jasinga, Jawa Barat
(2002)Dampak kebakaran butan ineliputi berbagai aspek meliputi ekologi, ekonomi dan politik. Secara ekologi, kebakaran hutan dapat mempengaruhi lima proses ekologi, yaitu suksesi alami, produksi bahan organik dan proses dekomposisi, ... -
Pertumbuhan semai Acacia mangium Willd pada berbagai campuran media organik serasah daun Acacia mangium Willd dan sekam padi
(2002)Acacia mangium merupakan salah satu jenis andalan hutan tanaman industri (HTI). Penggunaan Acacia mangium pada hampir semua HTI pulp mempunyai beberapa alasan diantaranya memiliki pertumbuhan cepat (2540 m³/ha/tahun), mampu ... -
Studi pemanfaatan hasil hutan oleh masyarakat sekitar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango : Studi kasus : Kec. Sukaraja, Kab. Sukabumi, Prop. Jawa Barat
(1994)Hutan memberikan manfaat langsung (tangible) dan manfaat tidak langsung (intangible). Dari kedua manfaat di atas tidak semuanya teridentifikasi dalam hal jenis, jumlah, volume dan nilai baik secara lokal, regional maupun ... -
Nilai ekonomi sistem agroforestry kebun kopi multistrata : Studi kasus Kebun Kopi Multistrata di Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Lampung Barat
(2002)Sebagian besar masyarakat Sumberjaya memilliki mata pencaharian sebagai petani kopi sehingga banyak kawasan hutan di daerah Sumberjaya ini berubah fungsi menjadi perkebunan kopi. Untuk mengurangi dampak dari perubahan ... -
Model pendugaan biomassa pohon pinus (Pinus merkussi Jungh et de Vriese) di kesatuan pemangkuan hutan Cianjur PT Perhutani Unit III Jawa Barat
(2002)Isu perubahan iklim telah menjadi bahan perbincangan umum sejak dilaksanakannya konferensi tingkat tinggi di Rio de Jeneiro Brasil pada tahun 1992. Perbincangan tersebut semakin meluas sejak diadopsinya Protokol Kyoto ... -
Analisis pendapatan rumah tangga petani agroforestry di pemukiman transmigrasi : Studi kasus Desa Karang Sakti Kecamatan Muara Sungkai Kabupaten Lampung Utara dan Desa Negara Jaya Kecamatan Pakuan Ratu Kabupaten Way Kanan Propinsi Lampung
(2002)Deforestasi yang terjadi di Propinsi Lampung berawal dari kebijakan kehutanan khususnya mengenai penetapan kawasan hutan. Penetapan kawasan hutan yang dilakukan tidak memperhatikan keadaan dan perkembangan masyarakat ... -
Model penaksiran biomassa pohon mahoni (Swietenia macrophylla) di kesatuan pemangkuan hutan Cianjur PT Perhutani Unit III Jawa Barat
(2002)Perubahan iklim merupakan salah satu isu global yang berkembang pada saat ini, peningkatan kandungan CO₂ di atmosfer sehingga timbulnya green house effect telah mendorong dikeluarkannya salah satu butir Protokol Kyoto ... -
Efektifitas metoda uji cepat berdasarkan uji eksisi embrio (Excision embryo test) pada benih Enterolobium cyclocarpum Griseb
(2002)Kegiatan pembangunan Hutan Tanaman Industri (HTI) merupakan jawaban atas tuntutan pembangunan sebagai akibat berkurangnya hutan alam serta untuk meningkatkan produktivitas lahan dan kualitas lingkungan hidup. ta mili ... -
Penyusunan tabel volume lokal tegakan hutan alam pada areal IUPHHK PT. Trisetia Intiga di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah'
(2009)Berdasarkan peraturan Menteri Kehutanan nomor P34/Menhut-II/2007 tentang pedoman inventarisasi hutan menyeluruh berkala bahwa setiap Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dalam Hutan Alam dan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil ... -
Pemilihan tanaman inang (Host preference) oleh Eurema spp.
(2003)Sengon merupakan salah satu jenis dari famili Fabaceae yang banyak dikembangkan untuk pengusahaan HTI dan hutan rakyat. Dalam pengelolaannya sering mendapat kendala yaitu adanya serangan kupu-kupu kuning (Eurema spp.). ... -
Penilaian petani terhadap budidaya ulat sutera : studi kasus di Desa Margaluyu Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi Jawa Barat
(2003)Sutera alam adalah komoditi dengan permintaan cukup tinggi, baik dari dalam maupun dari luar negeri. Kebutuhan benang sutera di Indonesia setiap tahunnya lebih kurang 400 ton, sedangkan produksi benang sutera mentah dalam ... -
Pendugaan viabilitas benih jati (Tectona grandis L. f.) berdasarkan uji belah (Cutting test) dan pengaruh pengusangan terhadap kemunduran vigor
(2003)Permasalahan pokok yang dihadapi dalam pengadaan benih jati (Tectona grandis L. f.) adalah bagaimana menghasilkan benih bermutu tinggi dalam jumlah besar dan tersedia dengan cepat. Menurut Sadjad (1980) dan Sutopo (2002), ... -
Respon pertumbuhan stek shorea salanica BL. terhadap pemberian asam humat dan inokulasi cendawan ektomikoriza
(2003)Pohon-pohon Dipterocarpaceae merupakan komponen utama hutan hujan tropika basah dan oleh karenanya hutan tersebut sering disebut hutan Dipterocarp. Kesulitan penyimpanan biji dan masa panen yang sering terganggu oleh keadaan ... -
Dampak penyiraman dengan air laut terhadap kualitas gambut akibat pembakaran
(2003)Hutan merupakan sumberdaya alam yang mempunyai nilai penting bagi kehidupan manusia, baik sebagai sumber devisa negara, sumber ilmu pengetahuan, sumber plasma nutfah, sumber keindahan dan rekreasi. Hutan gambut merupakan ... -
Pengaruh ukuran bibit dan pemangkasan daun terhadap persen hidup dan pertumbuhan bibit akar telanjang jenis jati (Tectona grandis L.f.) di lapangan
(2003)Penelitian penanaman bibit jati akar telanjang di lapangan khususnya pengaruh dari ukuran bibit dan pemangkasan daun, serta variasi perlakuan di persemaian (jumlah pemotongan akar dan inokulasi mikoriza) untuk mempertahankan ... -
Aplikasi asam humat terhadap sporulasi CMA dari bawah tegakan alami sengon (Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen) asal Maluku
(2003)Cendawan Mikoriza Arbuskula (CMA) adalah salah satu tipe cendawan pembentuk nikoriza yang akhir-akhir ini mendapat perhatian dari para ahli lingkungan dan biologis tentang prospek CMA sebagai sumberdaya alam hayati yang ... -
Produktivitas dan model pendugaan dekomposisi serasah pada tegakan agathis(Agathis loranthifolia Salibs.), PUSPA (Schima wallichii (D>C)Korth.) dan pinus (Pinus merkusii Jungh et de Vriese.) di Sub Das Citeureup hutan pendidikan Gunung Walat, Sukabumi
(2003)Pengembalian hara mineral pada dasarnya berkaitan dengan produktivitas serasah pada suatu tegakan. Produktivitas serasah ini penting untuk diketahui dalam hubungannya dengan pemindahan energi dan unsur-unsur hara dari suatu ... -
Recruitment, ingrowth dan mortality beberapa kelompok jenis pohon pada hutan alam bekas tebangan : Studi kasus di HPH PT. Tunggal Agathis Indah Wood Industries, Halmahera Tengah
(2003)Hutan merupakan suatu ekosistem yang kompleks yang terdiri dari komponen-komponen ekosistem Salah satu ekosistem yang penting adalah tegakan, yang mengalami proses dinamika akibat adanya penambahan dan pengurangan jumlah ... -
Pengaruh pengusangan dan priming terhadap viabilitas benih sengon (Paraserianthes falcataria L Nielsen)
(2002)Permasalahan pokok yang dihadapi dalam penyediaan benih sengon (Paraserianthes falcataria) adalah bagaimana menghasilkan benih bermutu tinggi dengan jumlah besar dan tersedia dengan cepat, sehingga kebutuhan akan benih ...
