UT - Forest Management: Recent submissions
Now showing items 581-600 of 3207
-
Profil usaha kecil dan koperasi mitra binaan perum perhutani
(1999)sedikit banyak telah melumpuhkan perekonomian nasional. Perusahaan skala besar dan berbagai bentuk konglomerasi tidak mampu bertahan menghadapi kondisi tersebut. Usaha kecil dan koperasi (USKOP) yang dinilai lebih mampu ... -
Uji kompatibilitas dan efektivitas beberapa jenis isolat cendawan mikoriza arbuskula (CMA) terhadap klon jati (Tectona grandis L.f.)
(1999)Perum Perhutani mengembangkan jati (Tectona grandis L.f.) berkualitas tinggi dengan pemanfaatan teknologi kultur jaringan. Kendala yang sering dialami adalah kegagalan pemeliharaan plantlet hasil kultur jaringan di pembibitan ... -
Pengaruh bahan stek, jenis & konsentrasi zat pengatur tumbuh terhadap pertumbuhan stek kesambi (schleichera oleosa Merr.)
(1999)Kesambi (Schleichera oleosa Merr.) merupakan salah satu jenis tanaman pengisi di Perum Perhutani. Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Pembinaan Hutan Perum Perhutani Nomor. 638/041.3/Binhut/Dir. tanggal 6 Oktober 1997 ... -
Kajian pengelolaan hutan rakyat, konstribusinya terhadap pendapatan rumah tangga petani dan perannya dalam perekonomian desa
(1999)Pertambahan penduduk yang meningkat memunculkan masalah meningkatnya kebutuhan hidup dan kebutuhan lahan. Peningkatan kebutuhan menyebabkan meningkatnya tekanan terhadap sumber daya alam, salah satunya sumber daya hutan. ... -
Keanekaragaman jenis tumbuhan pada areal hutan gambut bekas terbakar : Studi kasus di HPH PT SBA Wood Industries, Sumatera Selatan
(1999)Hutan rawa gambut merupakan salah satu komunitas hutan tropika yang terdapat di Indonesia. Hutan rawa gambut memiliki karakteristik tumbuhan maupun hewan yang khas untuk komunitas tersebut, yaitu tumbuhan atau hewan yang ... -
Evaluasi tingkat kerusakan vegetasi akibat kebakaran melalui analisi dijital data landsat-5TM
(1999)Penentuan luas kebakaran hutan dan lahan melalui perhitungan secara terestris memerlukan biaya, waktu dan sumberdaya yang sangat besar. Kelebihan penggunaan citra NOAA untuk mendeteksi dan mengevaluasi kebakaran hutan dan ... -
Penerapan sistem informasi geografis dalam analisis titik-titik kebakaran (Studi kasus di Propinsi Jambi)
(1998)Sejak tahun 1997 sampai dengan tahun 1998 ini, kebakaran hutan meliputi hampir di seluruh wilayah Indonesia, terutama di wilayah Kalimantan, Sumatera, dan Irian Jaya. Berdasarkan laporan dari setiap propinsi di Indonesia, ... -
Tingkat erosi dan aliran permukaan dari berbagai pola tanam wanatani dan hutan rakyat di das serayu Luk Ulo
(1999)Di Indonesia terdapat 36 DAS yang mengalami kerusakan berat dan 22 diantaranya sangat kritis (salah satunya Das Serayu Luk Ulo). Hal ini mendasari pentingnya penerapan konservasi tanah dengan teknologi yang memadai, sehingga ... -
Aplikasi geomatika untuk pemetaan kerawanan kebakaran hutan : Studi kasus di Propinsi Kalimantan Timur
(1999)Hutan sebagai salah satu sumber daya alam mempunyai fungsi yang sangat penting yaitu sebagai paru-paru dunia dan merupakan salah satu dari kekayaan negara atau sumber devisa, oleh karena itu harus dijaga kelestariannya. ... -
Uji infektifitas dan efektifitas cendawan glomus sp dan gigaspora sp terhadap pertumbuhan stek batang sungai (peronema canesceus jack.) pada berbagai dosis pupuk batuan
(1999)Prioritas lahan untuk pembangunan Hutan Tanaman Industri (HTI) adalah lahan yang kurang produktif, lahan kritis dan tanah podsolik. Kondisi lahan tersebut menjadi kendala bagi pertumbuhan anakan pohon di lapangan. Alternatif ... -
Telaah keanekaragaman jasad tanah pada berbagai jenis tanah dibawah tegakan mahoni daun besar (swietenia macrophylla King)
(1998)Penelitian ini dilakukan dengan tujuan: 1) untuk mengetahui keanekaragaman binatang tanah dan spora cendawan endomikoriza pada jenis tanah Andosol, Oksisol dan Podsolik dengan tegakan mahoni daun besar (Swietenia macrophylla ... -
Evaluasi penerapan sistem silvikultur TPTI di areal bekas tebangan hutan hujan tropika
(1999)Dalam pemanfaatan hutan hujan tropika, usaha konservasi dalam rangka mempertahankan fungsi-fungsi hutan harus tetap dijaga dan diperhatikan. Salah satu aspek sistem silvikultur yang paling penting dalam pengusahaan hutan ... -
Teknik sterilisasi eksplan tunas aksilar pohon sengon (paraserianthes fulcataria (L.) nielsen) untuk menunjaang perbanyakan tanaman melalui kultur jaringan
(1998)Perbanyakan tanaman sengon dewasa melalui teknik kultur jaringan belum mendapatkan hasil yang memuaskan. Kendala utama yang dihadapi adalah kontaminasi mikroorganisme dan pencoklatan yang menyebabkan jaringan tanaman ... -
Studi keanekaragaman serangga permukaan tanah pada berbagai tegakan mangrove
(1999)Hutan mangrove merupakan suatu ekosistem yang khas dan memiliki banyak kegunaan. Dalam bentuk fisik, ekosistem hutan mangrove menyumbangkan jasa yang penting bagi lingkungan, misalnya menahan laju abrasi pantai, menyimpan ... -
Kegiatan pembinaan hutan mangrove di HPH PT. Bina Lestari Riau
(1999)Degradasi hutan mangrove beberapa dekade belakangan ini sudah sangat memprihatinkan, baik bagi rimbawan maupun pemerhati lingkungan. Hal ini disebabkan karena cara pengelolaan hutan yang konvensional dengan memanfaatkan ... -
Deteksi luas kebakaran hutan melalui citra landsat TM multiwaktu : Studi Kasus di HPH PT. Sribunian Trading Coy. Propinsi Sumatera Selatan
(1999)Tidak adanya metode baku untuk menghitung luas kebakaran hutan secara tepat, telah menimbulkan perbedaan taksiran luas kebakaran hutan antara instansi yang satu dengan yang lainnya (WALHI, 1997 dalam Ginting, 1999). ... -
Distribusi dan kandungan hara pada lantai hutan dan berbagai kedalaman gambut pada ekosistem hutan rawa gambut
(1999)Kandungan hara di hutan rawa gambut sangatlah unik selain rendah, juga tergantung pada kedalaman gambut serta asal bahan organiknya. Rendahnya kandungan hara ini disebabkan oleh masukan hara yang hanya berasal dari air ... -
Distribusi dan kandungan hara diatas tanah pada ekosistem hutan rawa gambut
(1999)Hutan rawa gambut mempunyai tingkat kesuburan yang rendah. Hal ini dicerminkan oleh tingkat kemasaman (pH) yang rendah yaitu 3,54,0. Selain itu, kondisi tanah yang jenuh air (anaerob) menyebabkan proses dekomposisi yang ... -
Pengaruh pemberian biostimulant dan inokulasi cendawan mikoriza arbuskula (CMA) terhadap pertumbuhan semai Acacia mangium Willd
(1999)Penghijauan, reboisasi, dan pembangunan Hutan Tanaman Industri (HTI) merupakan program nasional yang perlu mendapatkan penanganan dan perhatian yang serius. Pengadaan bibit dengan kualitas tinggi dalam jumlah yang mencukupi ... -
Pengaruh pemberian cendawan Trocodherma viride dan ekstrak kulit jagung (Zea mays L.) pada media limbah kedelai (Glycine max) dan tanah latosol terhadap pertumbuhan semai sengon (Paraserianthes falcataria (L) Nielsen)
(1999)Pemenuhan kebutuhan bibit atau benih untuk Hutan Tanaman Industri (HTI) dengan kualitas dan kuantitas yang tinggi dipengaruhi oleh kualitas media semai. Tanah merupakan bahan media tumbuh semai tanaman kehutanan yang telah ...
