UT - Forest Management: Recent submissions
Now showing items 481-500 of 3207
-
Studi mengenai lebar jalur hijau mangrove di wilayah pesisir pulau Batam
(1997)Hutan mangrove mempunyai peranan atau fungsi penting, baik sebagai suatu sumberdaya, maupun sebagai ekosisitem yang khas. Pembukaan dan pengalihgunaan daerah pesisir tanpa pengelolaan, pengendalian dan usaha konservasi ... -
Analisis penentuan daur finansial kelas perusahaan (Pinus merkusii Jungh et de Vriese) di kesatuan pemangkuan hutan Bondowoso Perum Perhutani Unit II Jawa Timur
(1997)Hutan pinus merupakan hutan terpenting setelah hutan jati yang dikelola oleh Perum Perhutani. Penggunaan hasil hutan pinus di masa mendatang akan terus meningkat dengan semakin pesatnya kemajuan di bidang teknologi dan ... -
Kajian faktor lingkungan fisik Pinus merkusii Jungh et de Vries Galur kerinci di Hutan Resort KSDA Bukit Tapan, Kawasan Taman Nasional Kerinci seblat
(1997)Jenis Pinus merkusii Jungh et de Vries galur Kerinci merupakan galur yang unik, karena tumbuh secara alami di daerah paling selatan di pegunungan Kerinci 2" LS (Mirov, 1967). Disamping itu mayoritas penyebarannya masih ... -
Evaluasi keberhasilan revegetasi di lahan bekas tambang nikel PT.International Nickel Indonesia Soroako, Sulawesi Selatan
(1997)Secara geologis daerah Soroako yang ditumbuhi vegetasi hutan alam merupakan bagian dari pegunungan Verbeek Sulawesi yang menyimpan deposit nikel dalam jumlah yang sangat besar. Kegiatan penambangan nikel yang dikelola oleh ... -
Pengaruh pemberian gula kristal, pasta dan sirup terhadap pertumbuhan dan perkembangan koloni lebah madu apis mellifera Linn.
(1997)Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan pembudidayaan lebah madu adalah ketersediaan pakan. Dalam budidaya lebah madu tidak jarang dihadapkan pada keadaan dimana bahan makanan tidak memadai baik kuantitas maupun ... -
Evaluasi percobaan provenansi Acacia mangium Willd. di Kebun benih semai uji keturunan Parung Panjang Bogor
(1997)Acacia mangium Willd merupakan salah satu jenis yang diprioritaskan dalam pembangunan Hutan Tanaman Industri. Pemilihan asal benih yang tepat melalui percobaan provenansi perlu diperhatikan untuk berhasilnya pembangunan ... -
Identifikasi tipe kebakaran dan derajat kerusakan pohon yang ditimbulkan studi kasus Hutan Konservasi Unit VIII PT.Musi Hutan Persada Sumatera Selatan
(1999)Sumberdaya hutan yng merupakan salah satu kekayaan hayati harus dikelola dengan metode yang tepat agar dapat diperoleh manfaat yang maksimal dan lestari. Oleh karenanya hutan harus dijaga kelestariannya baik sekarang maupun ... -
Studi kemampuan tumbuh dan permudaan jenis-jenis pohon pada areal hutan rawa gambut yang mengalami kebakaran : Studi kasus di Areal HPT PT.SBA Wood Industries, Sumaterra Selatan
(1999)Ekosistem hutan rawa gambut adalah salah satu tipe ekosistem hutan basah di Indonesia yang unik dan memiliki aneka manfaat. Gangguan kebakaran hutan yang terjadi pada periode Agustus 1997 Februari 1998 terhadap ekosistem ... -
Dampak kebakaran hutan terhadap perubahan sifat tanah histosol di Hutan Rawa gambut : Studi kasus di HPH PT.SBA Wood Industries, BKPH Tulung Selapan Sumatera Selatan
(1999)Kebakaran yang terjadi pada hutan rawa gambut akan sangat mempengaruhi sifat-sifat tanah gambut. Kebakaran akan mengakibatkan perubahan ketebalan gambut sifat-sifat fisik tanah dan kimia serta akan mempengaruhi sifat biologi ... -
Teknik kriopreservasi Acacia mangium willd dan paraserianthes falcataria (L) Nielsen sebagai model tanaman kehutanan
(1999)Kegiatan konservasi semakin diperlukan akibat eksploitasi hutan yang berlebihan dan bencana alam yang sebenarnya banyak di sebabkan oleh faktor manusia. Menurut habitatnya kegiatan konservasi dapat dilakukan di dalam habitat ... -
Pendugaan nilai pohon jenis meranti kuning (Shorea hopeifolia) melalui inventarisasi kualitas berdasarkan pendekatan distribusi volume di HPH PT.Rimba Hutani Mas Jambi
(1997)Dari tahun ke tahun luas hutan Indonesia semakin berkurang karena adanya kon- versi ke areal penggunaan lain diluar kehutanan maupun karena adanya bencana alam seperti kebakaran hutan yarıg baru saja terjadi. Oleh karena ... -
Hubungan produktivitas dan laju dekomposisi serasah pada hutan alam primer dan hutan bekas tebangan di hutan alam produksi Pasir Mayang Jambi
(1999)Pertumbuhan polion yang pada umumnya lambat dan berjangka panjang, memerlukan strategi dalam penyusunan tujuan-tujuan pengelolaannya. Pengetahuan mengenai tingkat produktivitas suatu lahan hutan akan menentukan perlakuan ... -
Mekanisme masuknya jamur dan intensitas serangan jamur pelapuk kayu teras pada tegakan Acacia mangium Willd. di HTI PT> Wirakarya Sakti Propinsi Jambi
(1997)Sekarang ini beberapa jenis penyakit belum dianggap sebagai masalah yang serius bagi HTI Acacia mangium Willd, namun beberapa tahun yang akan datang dapat menjadi salah satu penyebab kegagalan HTI tersebut. Salah satu ... -
Identifikasi dan deskripsi penyakit pada tegakan Ceiba pentandra Gaertn di areal HTI transmigrasi PT.Nusa Wana Raya, Propinsi Dati I Riau
(1997)Kapuk randu (Ceiba pentandra Gaertn) merupakan salah satu jenis tanaman yang dipilih oleh PT. Nusa Wana Raya untuk tanaman HTI-nya. Sebagaimana HTI jenis lain, HTI kapuk randu diperkirakan akan menghadapi masalah munculnya ... -
Pengaruh daun pisang kering dan kompos serbuk gergaji sebagai komponen media terhadap pertumbuhan semai sengon (paraserianthes falcataria
(1999)Di Indonesia, pembibitan tanaman hutan pada umumnya masih menggunakan medium tanah lapisan olah. Namun penggunaan tersebut masih mempunyai kelemahan-kelemahan yaitu medium lekas padat, aerasi kurang baik, berat per satuan ... -
Karakteristik tegakan hutan alam primer dan bekas tebangan di AAreal HPH PT.Austral Byna Kalimantan Tengah
(1997)Guna mendapatkan manfaat hutan yang optimal berdasarkan azas manfaat lestari maka perlu diperhatikan mengenai penyusunan rencana pengelolaan hutan. Dalam penyusunan rencana pengelolaan hutan, struktur tegakan hutan merupakan ... -
Kondisi tata air dan penutupan lahan di das Ciliwung Jawa Barat
(1997)Air adalah sumberdaya alam fisik yang mutlak diperlukan bagi hidup dan kehidupan makhluk hidup di muka bumi ini. Walaupun air dapat dijumpai dimana- mana dan merupakan kekayaan alam yang dapat kembali melalui siklus ... -
Induksi dan stek tunas interfascicular empat galur semai pinus merkusii jungh.et de vriese dengan zat pengatur tumbuh 6-BAP:IBA
(1997)Kebutuhan semai P. merkusii tiap tahunnya cukup besar, angka kebutuhan semai untuk RKT 1994/1995 diperkirakan mencapai ± 22,80 juta semai untuk HTI Pulp, ± 3,03 juta semai untuk HTI Kayu Perkakas dan ± 3,49 juta semai untuk ... -
Ketersediaan bahan baku dalam menunjang industri kecil rotan di Cirebon
(1997)Industri kecil kerajinan rotan merupakan sektor yang sedang berkembang dan terus diberdayakan untuk memperbaiki kondisi perekonomian nasional. Industri kerajinan ini merupakan industri yang memanfaatkan hasil hutan non ... -
Kajian pengelolaan hutan rakyat kemenyan dan peranannya terhadap pendapatan rumah tangga di Kabupaten Tapanuli Utara, Propinsi Sumatera Utara (Studi kasus di Desa Simason dan Desa Sosor Tambok)
(1998)Hutan rakyat kemenyan mempunyai fungsi ekonomis dan ekologis yaitu sebagai sumber pendapatan masyarakat, pengatur tata air, dan mempertahankan kesuburan tanah. Usaha hutan kemenyan tersebut sudah lama dilakukan oleh ...
