UT - Forest Management: Recent submissions
Now showing items 1001-1020 of 3208
-
Penentuan parameter-parameter dasar pengujian mutu dan perlakuan pendahuluan benih jenis Ochroma bicolor
(1996)Hutan Tanaman Industri (HTI) merupakan salah satu kebijaksanaan pemerintah didalam era ekolabelling pada tahun 2000 nanti. Keberhasilan pembangunan HTI tersebut pada umumnya ditentukan oleh interaksi antara faktor manajerial ... -
Kontribusi program reboisasi dan penghijauan di Propinsi Bali terhadap penyediaan bahan baku industri kerajinan kayu di Kabupaten Gianyar
(1996)Industri kerajinan kayu di Propinsi Bali mempunyai peranan yang sangat penting dipandang dari segi perekonomian. Menurut Kantor Wilayah Departemen Kehutanan Propinsi Bali (1993) perkembangan industri kerajinan, pengolahan ... -
Studi analisis investasi pengusaha kecil dari kegunaan bantuan dana pembinaan Perum Perhutani di Perum Perhutani Unit III Jawa Barat : Studi kasus di KPH Sumedang dan KPH Bandung Selatan
(1996)Pengusaha Ekonomi Lemah dan Koperasi (Pelkop) sebagai asset nasional diharapkan dapat memberikan sumbangan penting bagi pertumbuhan perekonomian nasional, khususnya ekonomi pedesaan. Untuk mencapai keberhasilan tersebut ... -
Analisis pengusahaan lebah madu Apis mellifera : Studi kasus pengusahaan lebah madu oleh para peternak di Cibubur DKI Jakarta, Pati dan Gringsing Propinsi Jawa Tengah
(1996)Indonesia sebagai negara tropis yang kaya flora mempu- nyai potensi besar untuk membudidayakan lebah madu. Selain itu Indonesia juga mempunyai bermacam-macam jenis lebah ma- du, salah satunya adalah Apis mellifera yang ... -
Studi pemasaran produksi hutan rakyat dengan basis industri di wilayah Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang
(1996)Hutan rakyat memiliki peran sosial ekonomi bagi masyarakat dan peran ekologi bagi lingkungan sekitarnya. Pengembangan hutan rakyat merupakan salah satu upaya dalam rangka mendukung pasokan bahan baku industri kehutanan ... -
Peranan hutan rakyat terhadap pendapatan madyarakat dengan basis industri di wilayah Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang
(1996)Telah disadari bersama bahwa peranan hutan sangat penting dewasa ini, khususnya dari segi ekonomi baik secara makro sebagai sumber penerimaan devisa negara, maupun secara mikro sebagai sumber pendapatan masyarakat sekitar ... -
Model pendugaan kayu Pinus merkusii Jungh et de Vriese di BKPH Paninggaran KPH Pekalongan Timur Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah
(1996)Kesinambungan suatu pengusahaan hutan sangat dipenga- ruhi oleh aktifitas pengelolaannya. Oleh karena itu diper- lukan sistem pengelolaan yang direncanakan dengan baik. Dalam upaya mewujudkan pengusahaan hutan yang efisien ... -
Optimasi luas lahan unit HTI-Trans ditinjau dari segi penyiapan lapangan kerja, ekonomi dan finansial : Studi kasus di PT. Rimba Seraya Utama, Riau)
(1995)Meningkatnya kebutuhan akan produk hasil hutan khusus- nya yang berupa kayu, menyebabkan makin meningkatnya eks- ploitasi terhadap hutan. Sementara potensi hutan alam sangat terbatas. Dalam rangka memenuhi kebutuhan tersebut ... -
Penentuan konsentrasi efektif inokulum Trichederma viride terhadap laju dekomposisi serasah Acacia mangium Willd di HTI PT. Musi Hutan Persada Subanjeriji- Sumatera Selatan
(1996)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan konsentrasi inokulum Trichoderma viride yang efektif terhadap laju dekomposisi serasah Acacia mangium di alam serta untuk mengetahui faktor-faktor lingkungan yang ... -
Studi pengaruh media, zat pengatur tumbuh IBA dan umur Ortet terhadap pertumbuhan stek daun tusam (Pinus merkusii jungh et de Vriese) di PT. Tusam Hutani Lestari, Takengon, D.I. Aceh
(1996)Seluas ribuan hektar lahan dipersiapkan bagi pembangunan HTI dan rehabilitasi hutan/reboisasi dengan salah satu jenis yang ditanam adalah pinus. Keberhasilan program tersebut tergantung pada pengadaan benih dalam jumlah ... -
Kajian permasalahan permukiman sekitar kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat dengan sistem informasi geografi : Studi kasus penyerobotan lahan dan pemungutan rotan di desa Rantau Kermas dan sekitarnya
(1996)Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) adalah sebuah kawasan yang berfungsi untuk melindungi dan melestarikan sumberdaya alam yang terkandung di dalamnya, tempat pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan dan wahana untuk ... -
Peranan bara puntung rokok dalam kebakaran hutan (Skala Laboratorium)
(1996)Bahan bakar dan oksigen banyak terdapat di hutan, sedangkan bara puntung rokok merupakan sumber panas. Namun kebakaran yang diakibatkan oleh bara puntung rokok agak diragukan mengingat sumber panas dari bara puntung rokok ... -
Pengaruh luas bidang dasar tegakan tinggal terhadap keadaan permudaan alam di HPH PT. Veneer Products Indonesia, Nusa Tenggara Barat
(1996)Perbedaan kemampuan permudaan alam dari jenis-jenis pohon di dalam berbagai ukuran rumpang bermanfaat untuk mengetahui perilaku dan status jenis- jenis pohon di hutan hujan tropika. Informasi ini akan memberikan pengetahuan ... -
Pengujian efektivitas beberapa bentuk inokulum spora fungi Pisolithus tinctorius terhadap pertumbuhan semai Eucalyptus urophylla
(1996)Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk menentukan efektivitas tiga bentuk inokulum yaitu tablet spora, kapsul spora dan suspensi spora fungi Pisolithus tinctorius terhadap pertumbuhan semai Eucalyptus urophylla. Penelitian ... -
Aliran permukaan dan erosi pada hutan alam dan hutan tanaman industri di PT. Wirakarya Sakti Propinsi Jambi
(1994)Akibat adanya perladangan berpindah, penebangan liar, kebakaran, bencana alam, pengusahaan hutan yang kurang memperhatikan aspek kelestarian dan sebab-sebab lain, mengakibatkan deforestrasi hutan alam semakin meningkat. ... -
Derajat serangan kutu ektoparasit Varroa jacobsoni oud pada lebah madu Apis mellifera di Kec. Semplak Kab. Bogor Jawa Barat
(1994)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui derajat serangan kutu V. jacobsoni pada koloni serta hubungan antara populasi V. jacobsoni dengan persentase dan jumlah sel anakan jantan (drone), pekerja (worker) dan kedua sel ... -
Analisis investasi pengelolaan fisik rekreasi di kawasan Taman Nasional Baluran, Propinsi Jawa Timur
(1994)Hutan di Indonesia secara garis besar dapat dibagi menjadi dua yaitu hutan produksi dan hutan non produksi. Hutan non produksi ini bukan berarti tidak memberikan manfaat yang dapat dikuantitatifkan. Salah satu manfaat hutan ... -
Ekstrak biji mimba (Azadirachta indica A. Juss) dan mindi (Melia azedarach Linn.) serta efikasinya terhadap rayap kayu kering Cryptotermes cynocephalus Light.
(1994)Kekhawatiran akan dampak yang ditimbulkan oleh pestisida sintesis telah mendorong manusia mencari pestisida substitusi yang lebih bersahabat dengan manusia dan lingkungannya. Salah satu kebijaksanaan yang dapat ditempuh ... -
Efek toksikologis zat ekstraktif kayu tembesu (Fagraea fragrans Roxb.) terhadap rayap pohon Neotermes dalbergiae Khv.
(1994)Penggunaan kayu yang memiliki keawetan alami tinggi masih terbatas, hal ini karena ketersediaannya langka dan harganya sangat mahal. Di Indonesia diperkirakan hanya terdapat 15-20% jenis-jenis kayu yang keawetannya tinggi ... -
Studi komparasi pemasaran kayu hutan rakyat di Krui (Lampung) dan Maninjau (Sumatera Barat)
(1994)Pembukaan hutan untuk pertanian dan pemanenan hutan mengakibatkan menipisnya sumberdaya hutan. Hal ini terasa pada jumlah produksi kayu secara global. Menipisnya sumberdaya hutan ini akan mempengaruhi sumberdaya lainnya. ...
