View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Dissertations
      • DT - Human Ecology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Dissertations
      • DT - Human Ecology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Efektivitas Pelatihan Kesiapan Sekolah untuk Meningkatkan Kepatuhan Minum Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri di Kota Depok

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (2.343Mb)
      Fullteks (3.764Mb)
      Lampiran (2.960Mb)
      Date
      2021
      Author
      Apriningsih
      Dwiriani, Cesilia Meti
      Madanijah, Siti
      Kolopaking, Risatianti
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Anemia gizi besi pada remaja putri masih menjadi salah satu masalah gizi global termasuk di Indonesia yang berdampak terhadap kesehatan manusia baik perkembangan sosial maupun ekonomi. Anemia gizi besi pada remaja putri dapat diatasi dengan pemberian tablet tambah darah (TTD), namun kepatuhan mengonsumsi TTD pada remaja putri masih rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pelatihan kesiapan sekolah untuk meningkatkan kepatuhan minum TTD pada rematri di Kota Depok, Jawa Barat. Penelitian ini terdiri dari dua tahapan penelitian. Tahapan pertama adalah studi pendahuluan terdiri 3 fase , dengan desain studi cross sectional menggunakan metode bauran kualitatif dan kuantitatif. Fase ke-1 menganalisis situasi implementasi program pemberian TTD rematri di Kota Depok. Sampel studi kualitatif sebanyak 19 orang stakeholder program TTD rematri di Kota Depok yang terdiri dari seorang kepala sie Gizi dan Kesehatan keluarga, dua staf gizi dan Kesehatan keluarga, seorang staf UPT farmasi, 8 staf gizi Puskesmas, seorang kepala pelayanan kancab Dinas Pendidikan Regional II JaBar, kasi pendidikan madrasah Kantor Wilayah Kemenag, dan 5 kepala sekolah. Fase ke-2 menganalisis determinan kepatuhan minum TTD rematri melibatkan 274 siswi sekolah lanjutan atas dan mengkaji pengetahuan, sikap dan pengawasan orang tua dalam meningkatkan kepatuhan siswi minum TTD rematri melibatkan 135 orang tua siswi penerima TTD. Fase ke-3 mengadaptasi dan memvalidasi instrumen serta untuk mengembangkan materi pelatihan kesiapan sekolah digunakan sampel 75 responden (kepala sekolah dan guru), 10 guru dan 10 siswa yang berasal dari satu sekolah uji coba. Pada studi pendahuluan dilakukan pengukuran kesiapan sekolah tahap pertama dengan melibatkan 115 kepala sekolah dan guru dari 18 sekolah penerima program TTD rematri Pemkot Depok tahun 2018. Hasil studi pendahuluan menunjukkan perangkat kebijakan dan regulasi tentang program pemberian TTD pada remaja putri sudah ditetapkan stakeholder dari mulai tingkat pusat sampai daerah, namun masih kurang optimalnya koordinasi monitoring dan evaluasi ke tingkat sekolah serta kurangnya kesiapan di tingkat sekolah sebagai ujung tombak pelaksanaan program. Tingkat kesiapan sekolah pada tahap kesadaran samar (tingkat ke-3). Sekolah menyadari masalah kepatuhan minum TTD perlu diselesaikan tetapi tidak memahami bagaimana caranya dan mengasumsikan pihak di luar sekolah membantu menyelesaikan masalahnya. Studi pendahuluan menemukan faktor minum TTD bersama di sekolah menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kepatuhan siswi minum TTD, namun banyak sekolah yang tidak menyelenggarakan minum TTD sepekan sekali di sekolah secara teratur. Kurangnya pengetahuan dan sikap komunitas sekolah terhadap anemia dan manfaat pemberian TTD serta tingkat kesiapan sekolah yang berada pada tahap kesadaran samar menjadi penyebab rendahnya pelaksanaan upaya peningkatan kepatuhan minum TTD pada rematri di sekolah. Hasil temuan dan rekomendasi dari studi pendahuluan menjadi masukan untuk studi tahap ke-2 . Tahapan kedua mengevaluasi efektivitas pelatihan kesiapan sekolah dalam meningkatkan kepatuhan minum TTD pada remaja putri. Desain studinya adalah kuasi eksperimental. Intervensi dalam studi adalah peningkatan kapasitas sekolah melalui pelatihan kesiapan sekolah dalam implementasi program pemberian TTD, pembentukan Anti anemia squad dan pendampingan teknis. Pelatihan dilaksanakan dua hari kepada 10 guru dan satu hari kepada 24 siswi dari 6 sekolah contoh. Materi dan durasi pelatihan dipersiapkan berdasarkan kajian kepustakaan, FGD stakeholder dan pihak sekolah uji coba, dan studi kuantitatif yang dilakukan pada studi pendahuluan. Studi tahap ke-2 melibatkan 124 guru dan kepala sekolah dan 416 siswi yang berasal dari 11 sekolah contoh dan sekolah kontrol. Hasil studi intervensi didapatkan peningkatan tingkat pengetahuan,sikap para guru koordinator program dan peningkatan pengetahuan pada Anti anemia squad. Setelah intervensi terdapat peningkatan tingkat kesiapan sekolah contoh dari kesadaran samar ke tingkat inisiasi, sedangkan pada sekolah kontrol tetap pada tingkat kesadaran samar. Terdapat perbedaan tingkat kepatuhan minum TTD dan kadar Hb siswi penerima TTD pada sekolah contoh dan sekolah kontrol. Simpulan hasil penelitian; (1) kebijakan dan peraturan terkait program TTD rematri ditetapkan mulai tingkat pusat sampai daerah, namun kurang optimalnya perencanaan, distribusi, koordinasi, monitoring dan evaluasi ke tingkat sekolah serta kurangnya kesiapan di tingkat sekolah sebagai ujung tombak pelaksanaan program, (2) sebelum intervensi tingkat kesiapan sekolah berada pada tahap kesadaran samar, (3) faktor yang paling penting yang menentukan kepatuhan siswi minum TTD adalah sekolah mengadakan minum TTD bersama sepekan sekali, motivasi siswi dan guru mengedukasi siswi tentang anemia dan TTD, sementara pengetahuan, efikasi diri dan pernah periksa Hb menjadi faktor perancu, (4) tingkat pengetahuan dan sikap orang tua masih kurang tentang anemia pada remaja putri sehingga berdampak pada kurang optimalnya peran orang tua dalam meningkatkan kepatuhan siswi mengonsumsi TTD, (5) uji validitas dan reliabilitas menunjukkan instrumen dapat digunakan untuk mengukur kesiapan sekolah, (6)pelatihan kesiapan komunitas sekolah efektif meningkatkan tingkat pengetahuan dan sikap guru dan siswi peserta pelatihan serta meningkatkan tingkat kesiapan sekolah, (7) intervensi pelatihan kesiapan sekolah, pembentukan anti anemia squad, pendampingan berupa bantuan teknis, monitoring dan evaluasi efektif meningkatkan skor kesiapan sekolah dan meningkatkan kepatuhan siswi minum TTD serta memperbaiki kadar Hb siswi penerima TTD. Untuk itu diperlukan; (1) intervensi pelatihan guru koordinator,pembentukan Anti anemia squad disertai pendampingan teknis untuk penanggulangan anemia dan meningkatkan kepatuhan minum TTD pada remaja putri berbasis sekolah, (2) perlu intervensi pelatihan dan pembinaan anti anemia squad secara berkesinambungan dan periodik setiap tahun agar dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan motivasi guru dan anggota anti anemia squad yang berganti setiap tahunnya serta dapat meningkatkan tahap kesiapan sekolah sasaran penerima program TTD ke tahap kesiapan selanjutnya, (3) perlu dikembangkan formulasi monitoring dan evaluasi digital yang mudah dipergunakan pihak sekolah dan terintegrasi dengan sistem monitoring Puskesmas/ DinKes/ DisDik/Kemenag, (4) perlu dilakukan intervensi melibatkan dinkes, disdik dan orang tua (5) perlu integrasi dengan program kader posyandu remaja untuk remaja yang tidak dapat ke sekolah. Kata Kunci : Anemia, kepatuhan, minum tablet tambah darah, remaja putri
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/106960
      Collections
      • DT - Human Ecology [616]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository