UT - Forestry Products: Recent submissions
Now showing items 181-200 of 2464
-
Studi perancangan alat penyaradan kayu di hutan rawa
(1996)Sistem penyaradan yang diterapkan di hutan rawa sangat berbeda dengan sistem penyaradan yang ada di hutan daratan. Kegiatan penyaradan di hutan rawa dilakukan secara manual, yang dikenal dengan sistem kuda-kuda. Penyaradan ... -
Pengujian laboratoris keandalan umpan rayap sulfuramid terhadap koloni rayap tanah Coptotermes curvignathus Holmgren (Isoptera: Rhinotermitidae)
(1996)Rayap merupakan serangga perusak kayu dan bangunan yang terpenting. Telah banyak kasus serangan rayap yang terjadi dan menimbulkan kerugian ekonomis yang sangat besar. Upaya-upaya untuk mengatasi serangan rayap telah banyak ... -
Analisis biaya forwarder timberjack 1210 dalam kegiatan ekstraksi kayu pada hutan tanaman industri : Studi kasus di PT. Arara Abadi, Riau
(1996)Informasi mengenai biaya dan prestasi kerja penggunaan forwarder perlu diketahui sebagai bahan untuk menyusun perencanaan penggunaan alat tersebut pada suatu perusahaan sehingga dalam pengoperasian alat tersebut didapat ... -
Pengaruh pengukusan dan perebusan kayu karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg.) terhadap laju pengeringan, warna kayu dan serangan Blue stain
(1996)Kayu karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg), seperti lazimnya sifat kayu, mempunyai sifat higroskopis. kayu karet dapat mengembang atau menyusut bila terjadi perubahan kadar air kayu di bawah titik jenuh serat (TJS)-nya. ... -
Kajian penentuan harga kayu bulat jati (Tectona grandis L.f.) untuk bahan baku industri mebel ukir di Jepara oleh Perum Perhutani
(1996)Industri mebel ukir di Jepara merupakan salah satu industri perkayuan yang memanfaatkan kayu Jati sebagai bahan bakunya. Besarnya kebutuhan bahan baku berupa kayu Jati dapat diketahui dengan pendekatan hubungan antara ... -
Nilai dan potensi limbah pemanenan Duabanga maluccana BL di areal hak pengusahaan hutan PT. Veneer Products Indonesia Sumbawa- Nusa Tenggara Barat
(1996)Pelaksanaan pemanfaatan kayu dewasa ini dirasakan masih belum sepenuhnya memenuhi asas pemanfaatan hutan yang lestari (sustined yield principle). Hal ini terlihat hanya sebagian saja kayu dari hutan yang dimanfaatkan, ... -
Analisis kebijakan pemilihan cara kepemilikan traktor (milik sendiri dan sewa)
(1996)Kegiatan mengeluarkan kayu dari dalam hutan akan memerlukan beberapa peralatan berat untuk menyarad dan mengangkut. Peralatan berat tersebut kondisinya semakin lama semakin menurun karena sering digunakan untuk kegiatan ... -
Studi biaya penyaradan kayu dengan menggunakan gajah Sumatera di HPHTI PT. Inhutani V Jambi
(1996)Kegiatan konversi hutan primer sebesar 65% 85% dari hutan Sumatera menyebabkan penyempitan habitat gajah Sumatera yang kini berjumlah 2500-4500 ekor, sehingga seringkali mereka berusaha masuk kembali ke kawasan dimana ... -
Pengaruh dimensi kayu dan lama perendaman terhadap retensi daan penetrasi bahan pengawet basilit 97 WG pada kayu jeungjing (Paraserianthes falcataria (L) Nielsen)
(1996)Penelitian ini bertujuan mengetahui penga- ruh berbagai dimensi kayu dan lama perendaman terhadap pertambahan atau pengurangan retensi dan penetrasi bahan pengawet yang digunakan. Nilai yang didapat diharapkan bisa digunakan ... -
Patogenisitas cendawan Trichoderma viride Pers. ex Fr. terhdap koloni rayap tanah Captotermes curvignathus Holmgren (Isopte: Rhinotermitidae)
(1996)Serangan rayap terhadap bangunan, gedung dan tanaman di Indonesia dirasakan sangat besar. Kerusakan akibat serangan rayap paling parah disebabkan oleh rayap tanah dari jenis Coptotermes curvignathus (Nandika, 1987). Selama ... -
Studi produktivitas mesin dan ketepatn ukuran sortimen di penggergajian mesin Madiun Perum Perhutani Unit II Jawa Timur
(1996)Untuk memperoleh produktivitas yang maksimal dari suatu industri penggergajian, diperlukan kelancaran dan keseimbangan dalam proses produksinya. Hal ini dapat dicapai antara lain dengan pengaturan dan penggunaan mesin yang ... -
Beberapa sifat jamur pewarna Botryodiplodia theobromae Pat. dan kemungkinan pengendalian serangannya dengan bahan pengawet everwood
(1993)Salah satu faktor yang sering menurunkan mutu kayu khususnya kayu-kayu berwarna cerah adalah jamur blue stain. Kayu yang diserang oleh jamur tersebut akan berwarna kotor kehitam-hitaman atau kebiru-biruan, sehingga menurunkan ... -
Perencanaan produksi dan pengendalian kualitas Solid door di PT. Bumi Raya Utama Group, Palembang Sumatera Selatan
(1993)Kemajuan teknologi dan tingginya persaingan dalam per- dagangan produk-produk industri kayu terutama produk wood working, menuntut adanya efisiensi dan efektivitas dalam proses produksi sehingga diperoleh biaya produksi ... -
Pengaruh waktu muat bongkar terhadap biayaa pengangkutan melalui TPK antara : Studi kasus di PT. Peranap Timber Propinsi Riau
(1993)Muat bongkar merupakan tahap penting dalam kegiatan pengangkutan kayu, bahkan dapat dikatakan bahwa fungsi muat bongkar memberikan pengaruh langsung terhadap produk- tivitas dan biaya pengangkutan. Untuk memperoleh biaya ... -
Usaha pencegahan serangan jamur pewarna pada kayu pinus dan sengon dengan bahan pengawet impralit B1, Basimet 540, dan farmay plus d PT. Surya Sindoro Sumbing Wood Industry Wonosobo, Jawa Tengah
(1993)Penurunan mutu kayu karena serangan jamur pewarna me- rupakan suatu kerugian, karena permukaan kayu akan menjadi berwarna kotor kehitam-hitaman atau kebiru-biruan. Indus- tri pengolah kayu PT Surya Sindoro Sumbing Wood ... -
Studi penggunaan bambu sebagai bahan tulangan beton
(1993)Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana jenis-jenis bambu komersial dengan pemberian per- lakuan tertentu dapat dipakai sebagai alternatif penggan- ti besi baja melalui pengkajian aspek teknis. Contoh bambu ... -
Pengaruh umur pohon dan konsentarsi alkali aktif terhadap kualitas pulp sulfat kayu jeungjing (Paraserianthes falcataria (L) Nielsen)
(1993)Paraserianthes falcataria (L) Nielsen merupakan salah satu jenis kayu yang terpilih dalam pembangunan Hutan Tanaman Industri dalam upaya menunjang kesinambungan bahan baku bagi industri yang menggunakan kayu sebagai bahan ... -
Karakteristik Termal Beberapa Jenis Kayu Cepat Tumbuh
(2015)Sifat termal atau reaksi kayu terhadap panas pada tiga jenis kayu cepat tumbuh Indonesia yaitu sengon, manii, dan jati hasil pemuliaan pohon telah dikaji. Penelitian ini memfokuskan pada pengaruh perbedaan lokasi contoh ... -
Pengaruh konsistensi pada penggilingan terhadap sifat fisik pulp sulfat kayu Paraserianthes falcataria (L) Nielsen dan kayu Pinus merkusii Jungh et De Vriese
(1995)Pada saat ini perkembangan industri pulp dan kertas di Indonesia semakin meningkat. Sehingga perlu dicoba penerapan teknologi yang bertujuan untuk penghematan energi, perbaikan mutu produksi dan menjadikan industri yang ... -
Studi perbandingan nilai tambah bahan baku pada industri pengolahan kayu jati dan industri mebel ukir di Jepara
(1994)Selama ini bahan baku (log) untuk industri pengolahan kayu jati (IPKJ) dan industri mebel ukir di Jepara (IMUJ) berasal dari Perum Perhutani. Permasalahannya, apabila salu meter kubik log dipasok ke IMUJ, maka nilai tambah ...
