<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>UT - Management</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/98</link>
<description/>
<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 23:05:48 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-28T23:05:48Z</dc:date>
<item>
<title>Desain Pengukuran Kinerja pada PT XYZ dengan Kerangka Sustainability Balanced Scorecard Berbasis Nilai</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172943</link>
<description>Desain Pengukuran Kinerja pada PT XYZ dengan Kerangka Sustainability Balanced Scorecard Berbasis Nilai
ARYANI, KAYLA
Fluktuasi produksi karet dan tuntutan praktik keberlanjutan mendorong PT XYZ untuk memiliki sistem pengukuran kinerja yang terintegrasi dan berorientasi nilai. Penelitian ini mengidentifikasi indikator kinerja proses budidaya dan pengolahan, memetakannya ke kerangka Value-based Sustainability Balanced Scorecard (SBSC), serta menilai keterkaitannya dengan nilai value-driven dan dimensi Triple Bottom Line menggunakan pendekatan value-based SBSC. Metode yang digunakan adalah analisis tematik dan uji relevansi. Dihasilkan 13 indikator awal (IK1–IK13), dengan 10 indikator relevan yaitu IK1–IK9 dan IK13, sedangkan IK10–IK12 tidak relevan. Indikator relevan terutama mencerminkan dominasi nilai quality dan dimensi ekonomi, disertai kontribusi pada nilai efficiency, compliance, agility, integration, dan networking. Penelitian ini menghasilkan rancangan kerangka Value-based SBSC yang dapat menjadi dasar bagi PT XYZ dalam mengembangkan sistem pengukuran kinerja yang lebih terstruktur dan terintegrasi, serta berorientasi pada penciptaan nilai dan keberlanjutan jangka panjang.; Fluctuations in rubber production and sustainability demands encourage PT XYZ to adopt an integrated, value-oriented performance measurement system. This study identifies performance indicators for cultivation and processing, maps them into the Value-based Sustainability Balanced Scorecard (SBSC) framework, and assesses their linkages to value-driven principles and Triple Bottom Line dimensions using a value-based SBSC approach. The method used is thematic analysis with a relevance test. A total of 13 initial indicators (IK1–IK13) were generated, with 10 considered relevant (IK1–IK9 and IK13), while IK10–IK12 were not. The relevant indicators reflect the dominance of quality values and the economic dimension, along with contributions to efficiency, compliance, agility, integration, and networking. This study proposes a value-based SBSC framework that can serve as a basis for PT XYZ to develop a more structured and integrated performance measurement system, oriented toward value creation and long-term sustainability.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172943</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Faktor - Faktor yang Memengaruhi Minat Investasi pada Kandang Komunal SATRIA PADU PT. PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar - Awar</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172937</link>
<description>Faktor - Faktor yang Memengaruhi Minat Investasi pada Kandang Komunal SATRIA PADU PT. PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar - Awar
Afridhayanti, Salsabila Hana
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya permintaan daging nasional serta keterbatasan peternakan rakyat, khususnya dalam aspek permodalan, yang mendorong pengembangan sistem kandang komunal sebagai solusi peningkatan produktivitas. Program Kandang Komunal SATRIA PADU merupakan salah satu inisiatif pemberdayaan masyarakat berbasis peternakan terintegrasi yang membuka peluang investasi bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi permodalan serta faktor- faktor yang memengaruhi minat investasi pada program tersebut. Metode yang digunakan adalah survei dengan pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 100 responden yang dipilih secara purposive, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa permodalan program bersumber dari kombinasi aset biologis milik peternak dan dukungan perusahaan melalui program CSR. Selain itu, sikap terhadap investasi, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor psikologis dan sosial memiliki peran penting dalam mendorong minat investasi masyarakat. Implikasi penelitian ini adalah perlunya penguatan sosialisasi, kemudahan akses investasi, serta peningkatan kepercayaan masyarakat untuk mendukung keberlanjutan program kandang komunal.; This study is motivated by the increasing demand for meat and the limitations of smallholder livestock farming, particularly in terms of capital, which encourage the development of communal livestock systems as a solution to improve productivity. The SATRIA PADU communal livestock program represents a community empowerment initiative that offers investment opportunities. This study aims to analyze the capital conditions and the factors influencing investment intention in the program. The research employed a survey method with data collected through questionnaires from 100 purposively selected respondents and analyzed using descriptive analysis and Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). The results indicate that the program’s capital is derived from a combination of farmers’ biological assets and corporate support through a CSR program. Furthermore, attitude toward investment, subjective norms, and perceived behavioral control have a positive and significant effect on investment intention. These findings highlight the importance of psychological and social factors in influencing investment decisions. The implication suggests the need to strengthen program outreach, improve investment accessibility, and enhance public trust to ensure program sustainability.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172937</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pengaruh Modal Kerja, Tenaga Kerja, dan Luas Lahan terhadap Pengaruh Produktivitas Petani Padi Organik di Kabupaten Pringsewu</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172848</link>
<description>Pengaruh Modal Kerja, Tenaga Kerja, dan Luas Lahan terhadap Pengaruh Produktivitas Petani Padi Organik di Kabupaten Pringsewu
Hanifah, Tsana' Nur
Produktivitas padi organik menjadi isu yang perlu diperhatikan guna tercapainya pertanian berkelanjutan. Keunggulan beras organik belum dapat menjadikannya sebagai pilihan utama petani. Kendala seperti produktivitas padi organik menjadi salah satu faktor pertimbangan petani untuk membudidayaan padi. Penelitian ini bertujuan pengaruh modal kerja, tenaga kerja, dan luas lahan terhadap produktivitas di Kabupaten Pringsewu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengetahui perspektif petani. Data diperoleh dari 31 petani yang dipilih melalui purposive sampling dan snowball sampling dari anggota Gapoktan Fajar Tani dan Agung Makmur, dengan data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil analisis menunjukkan modal kerja berpengaruh positif dan signifikan (ß=0.486; p&lt;0.05) dan menjadi faktor pendorong paling krusial. Sebaliknya, luas lahan berpengaruh negatif dan signifikan (ß = -0.366; p &lt; 0.05), mengindikasikan adanya diseconomies of scale akibat manajemen yang kurang intensif pada lahan yang lebih luas. Sementara itu, tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan, yang disebabkan oleh alokasi tidak efisien pada fase kritis, bukan karena jumlahnya
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172848</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Evaluasi Program Pelatihan Masa Persiapan Pensiun Pegawai IPB University Tahun 2024</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172597</link>
<description>Evaluasi Program Pelatihan Masa Persiapan Pensiun Pegawai IPB University Tahun 2024
Rochmasari, Larassati Mustika
Peningkatan angka harapan hidup mendorong bertambahnya jumlah penduduk lanjut usia dan menuntut kesiapan individu dalam menghadapi masa pensiun. Oleh karena itu, diperlukan program pelatihan pra-pensiun yang efektif sebagai bentuk dukungan institusi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas Program Refreshment Training Purnabakti Pegawai IPB University Tahun 2024 menggunakan Model Evaluasi Kirkpatrick pada level reaksi, pembelajaran, perilaku, dan hasil. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik sampling jenuh terhadap 50 peserta. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi langsung, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, GAP Analysis, Net Promoter Score (NPS), serta diagram SIPOC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada level reaksi peserta memberikan penilaian sangat tinggi terhadap pelaksanaan program. Pada level pembelajaran terdapat peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti pelatihan. Pada level perilaku, peserta menunjukkan kesiapan untuk menerapkan materi pelatihan dalam perencanaan masa pensiun. Pada level hasil, peserta bersedia merekomendasikan program kepada pihak lain. Secara keseluruhan, Program Refreshment Training Purnabakti Pegawai IPB University Tahun 2024 dinilai efektif dan memberikan implikasi manajerial bagi pengembangan pelatihan pra-pensiun di masa mendatang.; The increase in life expectancy has resulted in a growing elderly population and highlights the need for adequate retirement preparation. Therefore, effective pre-retirement training programs are essential as institutional support. This study aims to evaluate the effectiveness of the Refreshment Training Program for Retiring Employees at IPB University in 2024 using the Kirkpatrick Evaluation Model across reaction, learning, behavior, and results levels. A descriptive quantitative approach with a saturated sampling technique was applied to 50 participants. Data were collected through questionnaires, direct observation, and documentation, and analyzed using descriptive statistics, gap analysis, Net Promoter Score (NPS), and a SIPOC diagram. The results indicate very high participant satisfaction at the reaction level, increased knowledge at the learning level, readiness to apply training outcomes at the behavior level, and willingness to recommend the program at the results level. Overall, the program was found to be effective and provides managerial implications for the development of future pre-retirement training programs.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172597</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
