<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>IPB Press</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/8404</link>
<description>Books published by IPB Press</description>
<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 07:20:05 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-24T07:20:05Z</dc:date>
<item>
<title>Studi Mendalam Penilaian Kondisi Dan Metode Rehabilitasi Ekosistem Kritis Di Raja Ampat: Menata Ekosistem Laut Raja Ampat</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/171463</link>
<description>Studi Mendalam Penilaian Kondisi Dan Metode Rehabilitasi Ekosistem Kritis Di Raja Ampat: Menata Ekosistem Laut Raja Ampat
Damar, Ario; Al Amin, M. Arsyad; Zairion; Yonvitner; Kurniawan, Fery; Solihin, Akhmad; Isdahartati; Mulyana, Dadan; Qustam, M.; Aditya, Sahibuddin; Robba, Bramandito; Darus, Fahrisy
Buku ini menjelaskan bagaimana proses studi penilaian kondisi, pemilihan &#13;
lokasi dan rekomendasi metode dalam merehabilitasi ekosistem kritis &#13;
dijalankan. Studi ini penting dilakukan agar tidak terjadi kesalahan &#13;
implementasi program sehingga sia-sia. Harapan besar dari rekomendasi &#13;
yang dihasilkan adalah sukses memberikan pengetahuan dan melibatkan &#13;
masyarakat dalam proses rehabilitasi ekosistem mulai perencanaan, &#13;
imlementasi, pemanfaatan dan monitoring dan evaluasinya. &#13;
Buku ini disusun oleh tim penyusun yang merupakan para pakar di &#13;
bidangnya dan terpilih, selain memiliki kapasitas yang mumpuni di &#13;
bidangnya, juga terlibat secara langsung ataupun tidak terlibat dalam &#13;
perencanaan, survey lapang, analisis data, dan penyusunan dokumen &#13;
outcome. Para ahli yang terlibat antara lain ahli dalam hal ekosistem &#13;
pesisir, pengelolaan, kelembagaan dan sosial ekonomi. &#13;
 Semua &#13;
memberikan kontribusi dalam bentuk informasi, gambar, komentar, dan &#13;
hal penting lainnya. Kami sangat berterima kasih atas kerja keras tim ahli, &#13;
dan masyarakat terutama kepada kepada masyarakat Kampung Yensawai, &#13;
para Kepala Kampung yang menjadi area kajian, Ketua Adat, Koodinator &#13;
BKKPN Kupang Satker Raja Ampat, Kepala BLUD Kawasan Konservasi &#13;
Perairan Raja Ampat, dan fasilitator lokal yang telah membantu proses &#13;
survey lapang hingga penyusunan dokumen ini.
Apakah Anda sudah mengetahui cerita di balik Laut Jawa?. Dahulu, di bawah permukaannya terdapat taman kehidupan yang&#13;
penuh warna terumbu karang. Sayangnya, taman itu perlahan rusak lalu hilang, terutama di Pantai Utara Jawa bagian barat.&#13;
Sedimentasi, pencemaran, dan aktivitas manusia (antropogenik) membuat karang-karang yang dulu indah kini banyak yang&#13;
mengalami degradasi dan rusak parah. Berangkat dari kegelisahan itulah buku “Taman Bawah Laut yang Hilang: Cerita&#13;
Transplantasi Karang di Laut Jawa” lahir keharibaan khalayak.&#13;
Buku ini tidak hanya berisi data, tetapi juga kisah perjalanan sebuah upaya pemulihan ekosistem terumbu karang. Buku ini&#13;
memaparkan bagaimana gagasan transplantasi karang muncul, siapa saja yang terlibat, metode yang dipakai, hingga&#13;
bagaimana hasilnya memunculkan harapan baru bagi masyarakat pesisir. Ada cerita tentang kerjasama dengan nelayan,&#13;
semangat komunitas lokal, hingga peran akademisi dan perusahaan yang bersatu untuk melebur bersinergi menjaga laut.&#13;
Kami ingin mengajak pembaca menyelami dunia bawah laut yang jarang terlihat mata. Melalui bab demi bab akan&#13;
menemukan potret kondisi laut, alasan mengapa terumbu karang perlu diselamatkan, hingga kisah nyata di lapangan ketika&#13;
modul transplantasi diturunkan ke dasar laut. Lebih jauh lagi, akan melihat dampak nyata, bukan hanya bagi biota laut, tetapi&#13;
juga bagi masyarakat pesisir yang kehidupannya (livelihood) sangat bergantung pada laut.&#13;
Buku ini merupakan hasil kerja kolaboratif yang lahir dari semangat bersama. Berbagai pihak turut berperan mulai dari&#13;
masyarakat pesisir, peneliti, pemerintah daerah, hingga PHE ONWJ sebagai perusahaan yang memfasilitasi terlaksananya&#13;
kegiatan restorasi terumbu karang untuk mewujudkan kembali taman laut yang hilang. Kepada semua pihak tersebut, kami&#13;
menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi dan kontribusi yang diberikan.&#13;
Tanpa kebersamaan dan sinergi tersebut, kisah pemulihan terumbu karang di laut Jawa ini mungkin hanya akan tersimpan&#13;
sebagai catatan kecil. Namun berkat kerjasama yang terjalin, upaya ini dapat tumbuh menjadi cerita besar tentang harapan,&#13;
yang menunjukkan bahwa ekosistem laut yang rusak masih memiliki peluang untuk pulih dan kembali memberi kehidupan.&#13;
Harapan kami, buku ini tidak hanya dibaca, tetapi juga menginspirasi. Semoga semakin banyak orang yang tergerak untuk&#13;
peduli pada laut, mendukung konservasi, dan percaya bahwa alam yang rusak masih bisa dipulihkan. Karena laut yang sehat&#13;
bukan hanya milik kita hari ini, tetapi juga warisan untuk generasi yang akan datang.
</description>
<pubDate>Thu, 18 Jul 2024 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/171463</guid>
<dc:date>2024-07-18T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Gizi Anak Usia Sekolah</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/161694</link>
<description>Gizi Anak Usia Sekolah
Khomsan, Ali; Khuzaimah, Ummi; Azhim, Muhammad Nuzul; Kawareng, Andi Tenri
Tubuh anak usia sekolah mengalami peningkatan jumlah sel, pembesaran ukuran&#13;
sel, serta perkembangan sistem reproduksi. Pertumbuhan fisik akan mencapai&#13;
titik akhirnya ketika laju pertumbuhan melambat dan proses pematangan seksual&#13;
selesai.&#13;
Pertumbuhan fisik anak-anak generasi saat ini tampak lebih pesat dibandingkan&#13;
dengan generasi orang tua mereka. Hal ini terlihat dari tinggi badan mereka&#13;
yang, pada akhir usia sekolah, dapat mencapai 170 cm atau lebih. Fenomena&#13;
ini mencerminkan peningkatan kualitas asupan gizi yang semakin baik, sehingga&#13;
anak-anak usia sekolah dapat mencapai tinggi badan ideal secara optimal.&#13;
Dalam rentang usia sekolah, terdapat fase remaja yang ditandai dengan&#13;
percepatan pertumbuhan fisik. Masa remaja merupakan periode pertumbuhan&#13;
tercepat kedua setelah masa bayi, sekitar 20% tinggi badan dan 50% berat badan&#13;
seseorang diperoleh pada periode usia ini. Oleh karena itu, kecukupan asupan gizi&#13;
menjadi faktor penting untuk mendukung pertumbuhan yang optimal.&#13;
Hingga sekitar usia sembilan tahun, anak laki-laki dan perempuan mengalami&#13;
pertumbuhan tinggi dan berat badan dengan laju yang hampir sama, meskipun&#13;
anak laki-laki cenderung memiliki berat badan sedikit lebih besar. Periode&#13;
prapubertas pada anak perempuan terjadi sekitar dua tahun lebih awal&#13;
dibandingkan anak laki-laki. Pada tahap ini, anak perempuan umumnya lebih&#13;
tinggi dan memiliki massa otot yang lebih besar dibandingkan anak laki-laki.&#13;
Namun, setelah memasuki masa pubertas, perkembangan otot dan kerangka&#13;
pada anak laki-laki menjadi lebih dominan, sementara pada anak perempuan&#13;
terjadi sedikit peningkatan massa otot dan lebih banyak penambahan lemak.&#13;
Umumnya, tinggi badan penuh (full stature) seseorang tercapai pada usia 18–20&#13;
tahun. Pada usia 10 tahun, sekitar 80% tinggi badan telah terbentuk, tetapi massa&#13;
kerangka baru mencapai sekitar 50% dari massa kerangka orang dewasa. Massa&#13;
kerangka ini terus bertambah hingga usia 40 tahun, yang mengindikasikan bahwa&#13;
tubuh memerlukan retensi kalsium dalam jangka waktu yang cukup panjang.
</description>
<pubDate>Thu, 01 May 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/161694</guid>
<dc:date>2025-05-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Panduan Pengelolaan : Mutu Laboratoirum dalam Jejaring Laboratorium One Health</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/112788</link>
<description>Panduan Pengelolaan : Mutu Laboratoirum dalam Jejaring Laboratorium One Health
Pribadi, Eko S
</description>
<pubDate>Wed, 01 Jan 2020 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/112788</guid>
<dc:date>2020-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Metodologi Penelitian Sosial</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/88418</link>
<description>Metodologi Penelitian Sosial
Muljono, Puji
</description>
<pubDate>Sun, 01 Jan 2012 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/88418</guid>
<dc:date>2012-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
