<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Mathematics</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/42</link>
<description/>
<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 06:57:12 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-24T06:57:12Z</dc:date>
<item>
<title>List dalam Mathematica</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/120341</link>
<description>List dalam Mathematica
Ardana, N.K. Kutha
List merupakan salah satu struktur data utama dalam Mathematica yang terdiri&#13;
dari kumpulan elemen terurut. Masing-masing elemen dapat berupa angka,&#13;
himpunan bagian list, dll. List biasanya dilambangkan dengan {a1, a2, ...,an}&#13;
yang dapat dipandang sebagai vektor (khususnya, n-vektor) atau n-tuple.&#13;
Berbagai konsep dasar list dipaparkan pada artikel ini. Pemahaman yang baik&#13;
tentang list amat menunjang implementasi Mathematica sebagai mesin&#13;
komputasi, khususnya dalam pengembangan pemrograman fungsional.
</description>
<pubDate>Sun, 01 Jan 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/120341</guid>
<dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Visualisasi Grafik dengan Mathematica</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/116416</link>
<description>Visualisasi Grafik dengan Mathematica
Ardana, Ngakan Komang Kutha
Sebagai pionir dalam sistem aljabar komputer, Mathematica memiliki berbagai&#13;
kemampuan dam visualisasi grafik maupun data. Berbagai metode penting&#13;
dalam visualisasi grafik dalam 2 dimensi, 3 dimensi, serta visualisasi data&#13;
dipaparkan pada artikel ini. Metode-metode ini amat relevan dalam komputasi&#13;
teknis yang terkait dalam bidang seperti matematika, statistika, maupun sains&#13;
data.
</description>
<pubDate>Sat, 01 Jan 2022 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/116416</guid>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Prinsip Rescheduling Pada Kereta Untuk Meminimumkan Total Delay Menggunakan Metode Mixed Integer Linear Programming</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/111098</link>
<description>Prinsip Rescheduling Pada Kereta Untuk Meminimumkan Total Delay Menggunakan Metode Mixed Integer Linear Programming
Mayyani, Hidayatul; Zenia, Dorothy
Salah satu transportasi massa yang cukup diminati masyarakat karena&#13;
efektivitasnya adalah kereta rel listrik atau biasa dikenal sebagai KRL. KRL&#13;
tentunya memiliki jadwal tetap yang mengatur perjalanannya. Namun, dalam&#13;
pelaksanaannya, bukan tidak mungkin akan ada gangguan yang menunda&#13;
perjalanan kereta. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem untuk&#13;
menjadwalkan ulang perjalanan kereta. Pada karya ilmiah ini, disediakan&#13;
sebuah model untuk membentuk jadwal perjalanan baru bagi kereta dengan&#13;
meminimumkan total waktu keterlambatan. Model tersebut diformulasikan&#13;
sebagai model Mixed-Integer Linear Programming dan diaplikasikan pada&#13;
jadwal KRL Commuter Line milk PT. KAI menggunakan rute KRL Bogor-&#13;
Jakarta Kota. Dalam penerapannya, model ini menghasilkan tiga jadwal baru&#13;
dengan keterlambatan minimum untuk tiga contoh kasus yang telah dibuat.
</description>
<pubDate>Fri, 31 Dec 2021 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/111098</guid>
<dc:date>2021-12-31T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>OPTIMASI PENJADWALAN ARMADA PESAWAT TERBANG: STUDI KASUS DI PT CITILINK INDONESIA</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/98668</link>
<description>OPTIMASI PENJADWALAN ARMADA PESAWAT TERBANG: STUDI KASUS DI PT CITILINK INDONESIA
Sehati, Suzi; Aman, Amril; Hanum, Farida
ABSTRAK&#13;
Optimasi perencanaan penerbangan merupakan tahapan penting yang harus&#13;
dilakukan perusahaan untuk memaksimumkan keuntungan. Beberapa tahapan dalam&#13;
optimasi perencanaan penerbangan tersebut antara lain ialah penjadwalan penerbangan,&#13;
penjadwalan armada pesawat terbang, penentuan rute pesawat terbang, penjadwalan&#13;
kru, hingga perencanaan sumber daya manusia. Dalam tulisan ini, dibahas salah satu&#13;
tahapan perencanaan, yaitu penjadwalan/penugasan armada pesawat terbang. Pada&#13;
umumnya, perusahaan penerbangan memiliki sejumlah armada pesawat terbang dengan&#13;
karakteristik (biaya operasional, kapasitas penumpang, ketersediaan pesawat) yang&#13;
berbeda. Masalah penjadwalan armada pesawat yang meminimumkan biaya dalam&#13;
tulisan ini dimodelkan ke dalam integer programming. Implementasi model dilakukan&#13;
pada masalah penjadwalan armada PT Citilink yang memiliki 29 pesawat dan melayani&#13;
104 penerbangan antar-19 kota di Indonesia. Dengan model ini diperoleh bahwa solusi&#13;
optimal penugasan armada hanya memerlukan 20 pesawat untuk melayani semua&#13;
penerbangan.&#13;
Katakunci:Integer Programming, Penjadwalan, Pesawat Terbang, Penugasan Armada&#13;
Pesawat
</description>
<pubDate>Fri, 09 May 2014 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/98668</guid>
<dc:date>2014-05-09T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
