<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Economic Science</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/38</link>
<description/>
<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 06:56:51 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-24T06:56:51Z</dc:date>
<item>
<title>Indeks Keberislaman Desa (Village Islamicity Index/ VIsI)</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/159046</link>
<description>Indeks Keberislaman Desa (Village Islamicity Index/ VIsI)
Irfan, Muhammad; Beik, Irfan Syauqi; Juanda, Bambang; Mulatsih, Sri
Hubungan pembangunan dengan agama mengalami pasang surut. Tomalin&#13;
(2013), membagi hubungan tersebut dalam tiga fase. Pertama, fase pra-sekuler&#13;
dimana agama dan pembangunan saling terkait erat. Kedua, fase sekuler,&#13;
memisahkan agama dari kehidupan publik dan negara. Ketiga, fase pasca-sekuler&#13;
yang mengembalikan agama sebagai wacana pembangunan. Pada fase kedua,&#13;
paham sekularisme menganggap agama sebagai tabu dan terbelakang (Ver Beek&#13;
2000; Lunn, 2009), sebagaimana pendapat Marx bahwa agama sebagai candu&#13;
masyarakat, yang menyebabkan masyarakat tidak termotivasi untuk maju (Willis,&#13;
2005). Namun pada pertengahan abad 20, bersamaan dengan globalisasi, muncul&#13;
kebangkitan agama sebagai faktor publik (Taylor, 2007; Marshall 2013). Organisasi&#13;
berbasis agama (Faith-based organizations FBO) banyak melakukan kerjasama&#13;
dengan para pelaku pembangunan. Tahun 2002, United State Agency for&#13;
International Development (USAID) mendirikan Center for Faith Based and&#13;
Community Initiatives. Demikian juga di Arab Saudi, FBO (faith based&#13;
organization) hadir dengan bentuk yang berbeda. Rist (2008) menyebut&#13;
pembangunan sebagai “sebuah elemen agama modern”.&#13;
Peran lembaga berbasis agama bagi pembangunan juga dirasakan di&#13;
Indonesia. BAZNAS, LAZ, Dompet Dhuafa, merupakan contoh lembaga berbasis&#13;
agama yang berperan dalam membantu pengentasan kemiskinan melalui&#13;
(pengumpulan dan) pendistribusian zakat, infak dan shodaqoh (ZIS). ZIS juga&#13;
membantu menyediakan modal usaha beserta pendampingannya bagi masyarakat&#13;
kelas bawah (Maulana dan Laksamana 2023).&#13;
Pembangunan manusia melalui penyediaan fasilitas pendidikan dan&#13;
kesehatan, banyak didukung oleh organisasi keagamaan seperti&#13;
sekolah/universitas/rumahsakit Muhammadyah, Kristen (Stella Duce, Tarakanita&#13;
dll). Penelitian Fitrijanto et al. (2021) mengungkapkan bahwa dana wakaf memiliki&#13;
peran penting dalam pengadaan sarana pendidikan di Provinsi Banten.  ...
</description>
<pubDate>Mon, 01 Jan 2024 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/159046</guid>
<dc:date>2024-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Perilaku Petani Padi Studi Kasus Jawa Barat</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/133896</link>
<description>Perilaku Petani Padi Studi Kasus Jawa Barat
Thamrin, Fifi Diana
Jawa Barat merupakan salah satu Propinsi yang potensial di Indonesia terutama dalam&#13;
usahatani padi. Periode tahun 1993 sampai dengan tahun 2013, produksi padi sangat berfluktuasi&#13;
dimana luas panen, produksi dan produktifitas menunjukkan trend yang menurun. Hal ini merupakan&#13;
salah satu indikasi terjadinya fluktuasi produksi yang kemungkinan disebabkan oleh penggunaan lahan&#13;
yang sudah berkurang atau perubahan perilaku petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis&#13;
perilaku petani padi di Jawa Barat khususnya yang berwawasan lingkungan, dalam rangka&#13;
mewujudkan pembangunan pertanian yang berkelanjutan. Penelitian dilaksanakan di Jawa Barat, yaitu&#13;
Kabupaten Cianjur serta Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Subang. Untuk menganalisis perilaku&#13;
petani digunakan analisis deskriptif, Analisis Thurstone dan Analisis Trend serta pengujian model&#13;
dengan Regresi Logistik. Jenis varietas yang umum digunakan di Jawa Barat adalah Ciherang. Secara&#13;
umum petani di Jawa Barat sudah berperilaku dan berwawasan terhadap lingkungan. Hal ini&#13;
ditunjukkan dari perilaku dalam pemilihan benih, alasan pemilihan pupuk serta pestisida. Dari pemilihan&#13;
benih, petani sudah memilih benih yang ramah terhadap lingkungan. Dari pemilihan pupuk,&#13;
kecendrungan penggunaan pupuk organik untuk masa yang akan datang kecendrungannya semakin&#13;
meningkat, sedangkan dari tren penggunaan dosis pestisida, penggunaan dosis yang lebih rendah&#13;
mempunyai trend yang meningkat juga, akan tetapi ukuran dosis penggunaannya semakin menurun.
</description>
<pubDate>Sun, 01 Jan 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/133896</guid>
<dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Perilaku Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Di Danau Situ Gede</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/133161</link>
<description>Perilaku Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Di Danau Situ Gede; MODUL DOSEN IPB MENGABDI&#13;
KELURAHAN SITU GEDE KOTA BOGOR&#13;
“SITU GEDE MENUJU WISATA PERTANIAN KOTA”
Thamrin, Fifi Diana
Danau Situ Gede atau biasa di sebut Danau Situ Ageng Terletak di tepi Hutan&#13;
Dramaga. Telaga ini memiliki luas sekitar 6 Ha dengan kedalaman air hingga 6 meter&#13;
dan merupakan tempat rekreasi harian bagi warga Bogor. Pada Danau ini pengunjung&#13;
dapat berperahu, memancing, atau berjalan-jalan di kerimbunan hutan. Danau dan&#13;
hutan ini pun kerap digunakan sebagai lokasi pembuatan film dan sinetron.&#13;
Lokasi wisata Situ Gede ini berada kurang lebih 10 km dari pusat Kota Bogor, atau&#13;
sekitar 3 km di utara Terminal Bubulak. Situ Gede sebetulnya berdekatan atau berada&#13;
dalam satu sistem, dengan beberapa situ yang lain di dekatnya, yakni Situ Panjang,&#13;
Situ Leutik, dan Situ Burung (terletak di Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga,&#13;
Kabupaten Bogor).&#13;
Tidak berapa jauh dari danau ini terdapat Pusat Penelitian Kehutanan Internasional&#13;
(CIFOR, Center for International Forestry Research; dan ICRAF, The World&#13;
Agroforestry Center), Stasiun Klimatologi atau BMKG Dramaga dan Kampus IPB&#13;
Dramaga. ...
</description>
<pubDate>Sun, 01 Jan 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/133161</guid>
<dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Inklusi Digital Dan Keuangan Umkm</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130570</link>
<description>Inklusi Digital Dan Keuangan Umkm; POLICY BRIEF
Rachbini, Eisha Maghfiruha
Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang mendalam terhadap perekonomian Indonesia. Dampak negatif pandemi tidak hanya dirasakan oleh masyarakat Indonesia, dari sisi permintaan, namun juga oleh sektor bisnis, dari sisi penawaran. Terlebih bagi UMKM sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi, dan lapangan kerja. Dengan diberlakukannya restriksi mobilitas untuk mencegah penularan Covid-19, aktivitas ekonomi yang dilakukan oleh UMKM yang terdampak menyebabkan penurunan pendapatan bagi UMKM.&#13;
Periode pandemi juga memberikan perubahan dalam pola aktivitas ekonomi, dari kegiatan tatap muka, menjadi secara daring, termasuk dalam kegiatan usaha dan transaksi bisnis. Pemanfaatan teknologi digital bagi UMKM menjadi upaya agar dapat bertahan selama pandemi dan dapat terus melakukan kegiatan usaha. Melalui online platform, seperti e-commerce dan sosial media, UMKM dapat meningkatkan penjualan dan memperluas pangsa pasarnya. Selain itu, dengan terus berkembangnya transformasi digital, financial technology (fintech) juga dapat membuka akses keuangan bagi UMKM untuk mendapatkan modal usaha, mengembangkan usaha serta meningkatkan kapasitas produksi. Digitalisasi menjadi salah satu solusi bagi UMKM untuk dapat bertahan selama pandemi Covid-19. ...
</description>
<pubDate>Sun, 01 Jan 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130570</guid>
<dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
