<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Undergraduate Theses</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/25</link>
<description>Undergraduate theses of IPB's bachelor student</description>
<pubDate>Wed, 06 May 2026 09:40:08 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-05-06T09:40:08Z</dc:date>
<item>
<title>Pengaruh partisipasi Masyarakat terhadap Keberhasilan Bank Sampah Sehati: Kajian Bank Sampah Sehati PT Amerta Indah Otsuka</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173044</link>
<description>Pengaruh partisipasi Masyarakat terhadap Keberhasilan Bank Sampah Sehati: Kajian Bank Sampah Sehati PT Amerta Indah Otsuka
KURNIANSYAH, MUHAMMAD RAFI
Partisipasi masyarakat memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan program pengelolaan sampah berbasis masyarakat, termasuk bank sampah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat partisipasi masyarakat terhadap tingkat keberhasilan Bank Sampah Sehati. Partisipasi masyarakat dianalisis melalui empat dimensi, yaitu partisipasi dalam perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil, dan evaluasi, sedangkan keberhasilan bank sampah dilihat dari aspek ekonomi, sosial kelembagaan, dan lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 64 responden anggota Bank Sampah Sehati. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan IBM SPSS. Sebelum analisis regresi dilakukan, data diuji melalui uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan tingkat partisipasi masyarakat berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan Bank Sampah Sehati. Namun, secara parsial hanya partisipasi dalam pemanfaatan hasil yang berpengaruh signifikan, sementara partisipasi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan bank sampah lebih dipengaruhi oleh sejauh mana masyarakat dapat merasakan dan memanfaatkan manfaat yang dihasilkan.; Community participation plays a crucial role in determining the success of community-based waste management programs, including waste banks. This study aims to analyze the influence of community participation on the success of the Sehati Waste Bank. Community participation is analyzed through four dimensions: participation in planning, implementation, utilization of results, and evaluation. The success of the waste bank is examined from an economic, socio-institutional, and environmental perspective. This study used a quantitative approach with a survey method involving 64 respondents, members of the Sehati Waste Bank. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression with IBM SPSS. Prior to the regression analysis, the data were tested for validity, reliability, and classical assumptions to ensure the model's feasibility. The results showed that simultaneously, the level of community participation significantly influenced the success of the Sehati Waste Bank. However, only participation in  utilization of results was found to have a significant effect, while participation in  planning, implementation, and evaluation did not. These findings suggest that the success of the waste bank is more influenced by the extent to which the community perceives and utilizes the resulting benefits.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173044</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pengaruh Sistem Agri-Photovoltaic terhadap  Sifat Kimia Tanah, Serapan Hara, Pertumbuhan, dan Hasil Kedelai (Glycine max (L.))</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173040</link>
<description>Pengaruh Sistem Agri-Photovoltaic terhadap  Sifat Kimia Tanah, Serapan Hara, Pertumbuhan, dan Hasil Kedelai (Glycine max (L.))
RAHAYU, ELSA KALAM
Sistem Agri-Photovoltaic (APV) menjadi salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan energi dan pangan suatu negara dengan mengintegrasikan antara pertanian dengan panel surya untuk memproduksi energi sehingga penggunaan lahan menjadi lebih optimal. Sistem ini dapat dipertimbangkan sebagai salah satu strategi peningkatan produksi kedelai yang merupakan komoditas pangan &#13;
strategis nasional. Agri-Photovoltaic Research Station (APRS) Kebun Pendidikan Cikabayan merupakan unit agri-photovoltaic pertama di Indonesia yang dirancang sebagai solusi integratif dalam mendukung produksi energi terbarukan sekaligus mempertahankan produktivitas lahan pertanian di Indonesia. Namun, keberadaan panel surya menciptakan efek naungan yang berpotensi mempengaruhi kapasitas tanaman dalam menyerap hara dan menghasilkan biji. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan sifat kimia tanah dan membandingkan respon pertumbuhan dan produktivitas kedelai yang tumbuh di bawah naungan panel surya dan di luar naungan panel surya. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan nyata pada nilai pH, C-organik, N-total, dan Mg-dd antara di bawah naungan panel surya (PS) dengan di luar naungan panel surya (LPS), sedangkan parameter P-tersedia, KTK (Kapasitas Tukar Kation), K-dd, Ca-dd, dan Na-dd tidak menunjukkan perbedaan nyata. Perbedaan tersebut berkaitan dengan perubahan kondisi iklim mikro di bawah naungan panel surya. Kondisi tersebut kemudian berpengaruh nyata meningkatkan serapan hara N, P, dan K oleh tanaman kedelai. Selain itu, perlakuan PS juga meningkatkan parameter pertumbuhan dan panen tanaman kedelai, terutama produktivitas, tetapi menurunkan nilai indeks panen (Harvest Index) akibat tingginya total akumulasi biomassa vegetatif. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem APV potensial dalam meningkatkan produktivitas lahan dengan menciptakan kondisi lingkungan yang lebih optimal.; Agri-Photovoltaic System (APV) offers an alternative approach to simultaneously address energy and food demands by integrating agricultural production with photovoltaic panels, thereby improving land-use efficiency. The system can be considered a strategy to enhance soybean production, a nationally strategic food commodity in Indonesia. Agri-Photovoltaic Research Station (APRS) at Cikabayan Teaching Farm is the first agri-photovoltaic unit in Indonesia, designed as an integrated solution to support renewable energy production while maintaining agricultural land productivity in Indonesia. However, the presence of solar panels creates shading effects that may influence soil nutrient availability, crop nutrient uptake, and crop productivity. This research aimed to evaluate differences in soil chemical properties and to compare the growth response and productivity of soybean cultivated under solar panel shading and open-field condition. The result showed significant differences in soil pH, soil organic carbon, total nitrogen, and exchangeable magnesium under the solar panel shading (PS) compared to area without solar panel shading (WPS), while available phosphorus, cation exchange capacity (CEC), and exchangeable potassium, calcium, and sodium did not differ significantly. These differences were associated with the changes in microclimate conditions created under the solar panel shading. These conditions subsequently resulted in a significant increase in nitrogen (N), phosphorus (P), and potassium (K) uptake by soybean plants. In addition, solar panel shading treatment enhanced soybean growth and yield components, particulary productivity, but reduced the harvest index (HI) due to greater accumulation of vegetative biomass. Overall, the results suggest that APV represents a promising approach for improving land productivity through the creation of favorable microenvironmental conditions for crop growth.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173040</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Preferensi Tikus Pohon (Rattus tiomanicus Mill.) Terhadap Rodentisida Organik Berbasis Selulosa dan Efikasinya</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173039</link>
<description>Preferensi Tikus Pohon (Rattus tiomanicus Mill.) Terhadap Rodentisida Organik Berbasis Selulosa dan Efikasinya
NOORSIAM, SHAFA LAYLA
Tikus pohon (Rattus tiomanicus) merupakan hama perkebunan yang menyebabkan kerugian ekonomi, sehingga pengendaliannya masih bergantung pada rodentisida sintetik. Rodentisida organik berbasis selulosa berpotensi menjadi alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan menguji preferensi makan tikus pohon terhadap umpan berbasis selulosa serta menilai efikasinya dalam menyebabkan kematian tikus. Penelitian dilakukan melalui uji pilihan (choice test) dan uji tanpa pilihan (no-choice test). Parameter yang diamati meliputi konsumsi umpan, perubahan bobot tubuh, dan persentase kematian tikus selama 14 hari pengamatan. Hasil menunjukkan bahwa konsumsi rodentisida berbasis selulosa jauh lebih rendah dibandingkan umpan alami dan rodentisida kimia sintetis. Pada uji tanpa pilihan, rodentisida selulosa tetap dikonsumsi tetapi hanya menyebabkan tingkat kematian yang rendah (25%). Rendahnya konsumsi dan mortalitas menunjukkan bahwa daya tarik dan efektivitas rodentisida selulosa masih terbatas. Hal ini mengindikasikan bahwa formulasi dan atraktan perlu ditingkatkan agar rodentisida selulosa dapat berfungsi optimal dalam pengendalian tikus pohon yang ramah lingkungan.; The Malaysian field rat (Rattus tiomanicus) is a major plantation pest that causes economic losses, and its control still relies on synthetic rodenticides. Cellulose-based organic rodenticides have the potential to be a safer and more environmentally friendly alternative. This study aimed to evaluate Malaysian field rat feeding preference for cellulose-based bait and assess its efficacy in causing mortality. The study employed a choice test, and a no-choice test. The observed parameters included bait consumption, changes in body weight, and mortality rate over a 14-day observation period. The results showed that the consumption of cellulose-based rodenticide was much lower than that of natural baits and synthetic chemical rodenticides. In the no-choice test, the cellulose rodenticide was still consumed, but only resulted in low mortality (25%). The low consumption and mortality rates indicate that the attractiveness and effectiveness of the cellulose-based rodenticide remain limited. This suggests that improvements in formulation and the addition of attractants are needed for cellulose rodenticides to function optimally in environmentally friendly rat control.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173039</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Strategi Komunikasi Promosi Agroeduwisata melalui Peran Pengunjung Wisata dan Komunitas Lokal (Kasus: Agroeduwisata Kisuci, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat)</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173038</link>
<description>Strategi Komunikasi Promosi Agroeduwisata melalui Peran Pengunjung Wisata dan Komunitas Lokal (Kasus: Agroeduwisata Kisuci, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat)
HARAHAP, TRI AMANDA PUTRI
Agroeduwisata Kisuci merupakan bentuk pariwisata berbasis pertanian yang dikembangkan untuk meningkatkan ekonomi pedesaan dan pelestarian lingkungan melalui praktik berbasis ekologi. Namun, strategi komunikasi promosi wisata yang diterapkan belum sepenuhnya menyesuaikan karakteristik pengunjung wisata dan memanfaatkan peran komunitas lokal dalam proses penyampaian pesan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik pengunjung wisata dan komponen produk wisata dengan strategi komunikasi promosi wisata. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif yang didukung data kualitatif terhadap 60 orang pengunjung wisata. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pengunjung wisata menunjukkan hubungan yang tidak konsisten dan signifikan secara parsial terhadap strategi komunikasi promosi wisata, sementara komponen produk wisata menunjukkan hubungan signifikan secara parsial dengan tingkat kekuatan yang bervariasi.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173038</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
