<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>UT - Computer Science</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162421</link>
<description/>
<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 19:39:25 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-25T19:39:25Z</dc:date>
<item>
<title>Pengembangan Fullstack Sistem Informasi Geografis Berbasis Web Kondisi Jalan Provinsi Jawa Barat</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172820</link>
<description>Pengembangan Fullstack Sistem Informasi Geografis Berbasis Web Kondisi Jalan Provinsi Jawa Barat
Fadillah, Muhamad Ilham
Jalan merupakan merupakan suatu alat prasarana perhubungan darat dan transportasi. Jalan memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan sosial, serta memfasilitasi interaksi manusia. Semakin tingginya mobilitas dan produktivitas masyarakat Indonesia memerlukan adanya sistem yang dapat memantau kondisi dan situasi jalan dengan cepat dan akurat, sehingga memudahkan masyarakat untuk mengambil suatu keputusan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan sebuah website sistem informasi geografis (SIG) yang dapat melakukan visualisasi data serta mengevaluasi kondisi jaringan jalan di Provinsi Jawa Barat. Website ini dikembangkan secara fullstack yakni terdiri dari layer back-end dan front-end yang menghasilkan REST API sistem informasi geografis serta memvisualisasikan data hasil pemanggilan dari REST API. Sistem dikembangkan menggunakan framework Express.js dan manajemen sistem basis data MySQL, sedangkan front-end menggunakan framework React.JS yang akan mengonsumsi API yang dihasilkan oleh back-end untuk menampilkan data gambar dan video.; Roads are infrastructure for land transportation. They play a crucial role in driving economic and social growth while facilitating human interaction. The increasing mobility and productivity of Indonesian society require a system capable of swiftly and accurately monitoring road conditions and situations. This would ease decision-making for the public. The aim of this research is to develop a Geographic Information System (GIS) website capable of visualizing data and evaluating the road network conditions in West Java Province. This website is developed as a full-stack system, consisting of back-end and front-end layers that generate a REST API for the geographic information system and visualize data fetched from the REST API. The system is developed using the Express.js framework and MySQL database management system for the back-end, while the front-end employs React.js framework to consume the API generated by the back-end and display image and video data.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172820</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pengembangan dan Evaluasi Fitur Silsilah pada Modul Frontend Web Aplikasi Manajemen Ternak Sapi Pintar (MATASAPI)</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172745</link>
<description>Pengembangan dan Evaluasi Fitur Silsilah pada Modul Frontend Web Aplikasi Manajemen Ternak Sapi Pintar (MATASAPI)
Nurfaza, Malikus Syafaadi
Pencatatan manual data dalam pembiakan sapi sering menyebabkan inefisiensi, duplikasi data, dan risiko terjadinya inbreeding. Penelitian ini mengimplementasikan modul frontend pada aplikasi berbasis web MATASAPI guna memvisualisasikan silsilah sapi melalui struktur tree interaktif yang terintegrasi dengan data pencatatan. Menggunakan metode Scrum selama lima sprint dan framework Yii2 Advanced, penelitian ini mengembangkan fitur pengelolaan silsilah, pencarian, penyaringan, serta visualisasi pohon dengan navigasi zoom dan pan. Akses guest role disediakan untuk transparansi informasi. Pengujian black-box menunjukkan bahwa fungsi berjalan dengan baik sesuai spesifikasi. Evaluasi melalui User Acceptance Testing (UAT) menghasilkan tingkat keberhasilan awal 98,7% yang meningkat menjadi 100% pasca perbaikan. Hasil ini mengindikasikan bahwa modul yang dikembangkan mampu meningkatkan transparansi informasi dan efisiensi manajemen data, sehingga membantu peternak serta industri dalam mengoptimalkan strategi dan program pembiakan guna meminimalisir risiko inbreeding serta meningkatkan mutu genetik ternak.; Manual data recording in cattle breeding often leads to inefficiency, data duplication, and the risk of inbreeding. This study implemented a frontend module in the MATASAPI web-based application to visualize cattle pedigrees through an interactive tree structure integrated with recording data. Using the Scrum method over five sprints and the Yii2 Advanced framework, this study developed features for pedigree management, searching, filtering, and tree visualization with zoom and pan navigation. Guest role access is provided for information transparency. Black-box testing showed that the functions worked well according to specifications. Evaluation through User Acceptance Testing (UAT) resulted in an initial success rate of 98.7%, which increased to 100% after improvements. These results indicate that the developed module is capable of improving information transparency and data management efficiency, thereby assisting farmers and the industry in optimizing breeding strategies and programs to minimize the risk of inbreeding and improve livestock genetic quality.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172745</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pengembangan dan Evaluasi Fitur Silsilah pada Modul Frontend Aplikasi Mobile Manajemen Ternak Sapi Pintar (MATASAPI)</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172619</link>
<description>Pengembangan dan Evaluasi Fitur Silsilah pada Modul Frontend Aplikasi Mobile Manajemen Ternak Sapi Pintar (MATASAPI)
Wirawan, Jihan Febriharvianti
Peternakan sapi di Indonesia masih menghadapi penurunan kualitas dan mutu genetik ternak akibat belum adanya sistem pencatatan pembiakan dan silsilah yang terstruktur. Pencatatan manual menyulitkan pelacakan keturunan dan meningkatkan risiko inbreeding negatif yang berdampak pada produktivitas ternak. Penelitian ini bertujuan mengembangkan fitur silsilah sapi pada aplikasi mobile MATASAPI untuk mempermudah pengelolaan dan pelacakan keturunan secara digital. Sistem dikembangkan menggunakan framework Flutter dengan metode Scrum dan terdiri dari tujuh fitur, termasuk visualisasi silsilah sapi berbentuk pohon interaktif yang memuat informasi identitas serta hubungan keturunan ternak. Proses pengembangan dilakukan melalui lima sprint yang mencakup perencanaan, pengembangan, integrasi API, dan pengujian sistem. Pengujian menggunakan black-box testing dan User Acceptance Testing (UAT) menunjukkan tingkat keberhasilan 100%, sehingga sistem dinyatakan layak digunakan untuk mendukung peningkatan kualitas pembiakan sapi di Indonesia.; Cattle farming in Indonesia continues to face challenges related to declining livestock quality and genetics due to the absence of structured breeding and pedigree recording systems. Manual recording complicates lineage tracking and increases the risk of negative inbreeding, which adversely affects livestock productivity. This study aims to develop a cattle pedigree feature within the MATASAPI mobile application to facilitate digital management and lineage tracking. The system was developed using the Flutter framework and the Scrum methodology, comprising seven features, including an interactive tree-shaped pedigree visualization that displays identity information and livestock lineage relationships. The development process was conducted over five sprints, covering planning, development, API integration, and system testing. Testing using black-box testing and User Acceptance Testing (UAT) demonstrated a 100% success rate, indicating that the system is feasible for use in supporting the improvement of cattle breeding quality in Indonesia.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172619</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pengembangan dan Evaluasi Fitur Silsilah pada Modul Backend Aplikasi Manajemen Ternak Sapi Pintar (MATASAPI)</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172617</link>
<description>Pengembangan dan Evaluasi Fitur Silsilah pada Modul Backend Aplikasi Manajemen Ternak Sapi Pintar (MATASAPI)
Rizqi, Muhammad Giyas Wisnu
Pengelolaan silsilah ternak sapi secara manual sering kali menyebabkan kesalahan pencatatan, hilangnya data, serta sulitnya menelusuri riwayat keturunan sapi yang berakibat pada meningkatnya risiko inbreeding. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan fitur manajemen silsilah ternak sapi yang merupakan bagian dari modul backend pada aplikasi Manajemen Ternak Sapi Pintar (MATASAPI). Pengembangan dilakukan menggunakan metode Scrum yang terdiri dari beberapa tahapan iteratif mulai dari perencanaan produk, sprint planning, hingga evaluasi. Modul yang dikembangkan mampu mencatat, menelusuri, dan membentuk pohon silsilah sapi secara terstruktur hingga beberapa generasi. Pengujian fungsional dilakukan menggunakan metode black-box testing yang menunjukkan semua fitur berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Pengujian nonfungsional dengan metode load testing juga menunjukkan performa yang baik dari aplikasi dengan nilai throughput sebesar 4 request/sec dan total rata-rata response time sebesar 149 ms. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu peternak dalam mengelola informasi keturunan ternak secara sistematis, serta meningkatkan transparansi bagi calon pembeli terhadap riwayat silsilah sapi.; Manual management of cattle pedigrees often leads to recording errors, data loss, and difficulty in tracing cattle ancestry, resulting in an increased risk of inbreeding. This study aims to develop cattle pedigree management features as part of backend modules in the smart cattle management (MATASAPI) application. The development was carried out using the Scrum method, which consists of several iterative stages ranging from product planning, sprint planning, to evaluation. The developed module is capable of recording, tracing, and creating cattle pedigrees in a structured manner for several generations. Functional testing was carried out using the black-box testing method, which showed that all features worked as expected. Non-functional testing with load testing also showed good application performance with a throughput value of 4 requests/sec and a total average of response time of 149 ms. The results of this study are expected to help farmers manage livestock pedigree information systematically and increase transparency for prospective buyers regarding cattle pedigree history.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172617</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
