<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/108">
<title>UT - Nutrition Science and Feed Technology</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/108</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172794"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172519"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172463"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172344"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-25T23:35:57Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172794">
<title>Pengaruh Tepung Pucuk Daun&#13;
Mengkudu (Morinda citrifolia) Berbasis Minyak Ikan Lemuru dalam Ransum&#13;
Terhadap Organ Dalam dan Saluran Pencernaan Puyuh</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172794</link>
<description>Pengaruh Tepung Pucuk Daun&#13;
Mengkudu (Morinda citrifolia) Berbasis Minyak Ikan Lemuru dalam Ransum&#13;
Terhadap Organ Dalam dan Saluran Pencernaan Puyuh
SIMANULLANG, ANDRIAN NIRWANA
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektifitas Tepung Pucuk Daun &#13;
Mengkudu (TPDM) dan Minyak Ikan Lemuru (MIL) dalam ransum puyuh terhadap &#13;
organ dalam dan saluran pencernaan puyuh. Percobaan ini menggunakan 200 ekor &#13;
puyuh umur 30 hari dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri atas 5 &#13;
perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari P0= 0% TPDM dan 0% MIL dalam &#13;
ransum; P1= 2,5% TPDM dan 2% MIL dalam ransum; P2= 5% TPDM dan 2% &#13;
MIL dalam ransum; P3= 7,5% TPDM dan 2% MIL dalam ransum; P4= 10% TPDM &#13;
dan 2% MIL dalam ransum. Peubah yang diamati yaitu persentase bobot organ &#13;
dalam, saluran pencernaan, dan panjang relatif saluran pencernaan. Hasil penelitian &#13;
menunjukkan bahwa penambahan tepung pucuk daun mengkudu dan minyak ikan &#13;
lemuru dalam ransum puyuh tidak berpengaruh nyata (P&gt;0,05) terhadap persentase &#13;
bobot organ dalam, saluran pencernaan, dan panjang relatif saluran pencernaan &#13;
puyuh. Simpulan dari penelitian ini adalah penambahan tepung pucuk daun &#13;
mengkudu hingga taraf 10% dan 2% minyak ikan lemuru tidak berpengaruh negatif &#13;
terhadap kinerja organ dalam dan saluran pencernaan puyuh.  &#13;
Kata kunci: daun mengkudu, organ dalam, pakan, puyuh, saluran pencernaan
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172519">
<title>Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Gelinggang (Cassia Alata L.) Terhadap Organ Reproduksi Ayam Petelur</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172519</link>
<description>Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Gelinggang (Cassia Alata L.) Terhadap Organ Reproduksi Ayam Petelur
Iswara, Sitta Vidyadevi
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian ekstrak&#13;
daun gelinggang (Cassia alata L.) terhadap organ reproduksi ayam petelur.&#13;
Penelitian dilakukan selama 8 minggu menggunakan 160 ekor ayam petelur strain&#13;
Lohmann Brown berumur 16 minggu yang ditempatkan di kandang individu.&#13;
Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL)&#13;
dengan empat perlakuan dan empat ulangan, yaitu P0 (kontrol), P1 (kontrol +&#13;
Vitastress), P2 (kontrol + ekstrak daun gelinggang 0,5 mL), dan P3 (kontrol +&#13;
ekstrak daun gelinggang 1 mL). Peubah yang diamati meliputi bobot dan panjang&#13;
organ reproduksi (infundibulum, magnum, isthmus, uterus, dan vagina), serta&#13;
jumlah folikel. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA. Hasil&#13;
penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun gelinggang tidak&#13;
berpengaruh nyata (P&gt;0,05) terhadap infundibulum, magnum, isthmus, uterus,&#13;
vagina, dan jumlah folikel. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak daun&#13;
gelinggang pada level dosis 0,5 mL dan 1 mL yang diuji tergolong aman untuk&#13;
kesehatan reproduksi ayam petelur.; This study aimed to evaluate the effect of Cassia alata L. leaf extract on the&#13;
reproductive organs of laying hens. The study was conducted for 8 weeks using 160&#13;
16-week-old Lohmann Brown strain laying hens housed in individual cages. The&#13;
experimental design used was a Completely Randomized Design (CRD) with four&#13;
treatments and four replications, namely P0 (control), P1 (control + Vitastress), P2&#13;
(control + 0.5 mL of Cassia alata L. leaf extract), and P3 (control + 1 mL of Cassia&#13;
alata L. leaf extract). The parameters observed included the weight and length of&#13;
reproductive organs (infundibulum, magnum, isthmus, uterus, and vagina), as well&#13;
as the number of follicles. The data obtained were analyzed using ANOVA. The&#13;
results showed that the administration of Cassia alata L. leaf extract had no&#13;
significant effect (P&gt;0.05) on infundibulum, magnum, isthmus, uterus, vagina, and&#13;
the number of follicles. This research showed that the use of Cassia alata L. extract&#13;
at the tested dose level was considered safe for the reproductive health of laying&#13;
hens.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172463">
<title>Evaluasi Pemberian Pupuk Organik Granula yang Dikombinasikan dengan Lamtoro dan Mikoriza terhadap Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor L.)</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172463</link>
<description>Evaluasi Pemberian Pupuk Organik Granula yang Dikombinasikan dengan Lamtoro dan Mikoriza terhadap Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor L.)
Maulida, Nisrina Hasna
Sorgum merupakan tanaman serealia potensial yang tahan terhadap lahan dengan kesuburan yang rendah. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh pupuk organik granula yang dikombinasikan dengan lamtoro dan mikoriza terhadap pertumbuhan dan hasil sorgum. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan faktor A yaitu, kombinasi jenis pupuk (pupuk&#13;
organik, pupuk organik+mikoriza, pupuk organik+lamtoro+mikoriza) dan faktor B yaitu, dosis (2, 3, 4 ton ha?¹). Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan vegetatif, biomassa, dan hasil benih. Hasil menunjukkan adanya interaksi sangat signifikan (P&lt;0,01) antara jenis pupuk dan dosis pada tinggi tanaman umur 8, 9, dan 10 MST. Perlakuan pupuk organik+mikoriza (POM) berpengaruh signifikan&#13;
(P&lt;0,05) terhadap seluruh parameter pertumbuhan, biomassa, dan hasil benih dibandingkan kontrol. Perlakuan terbaik adalah POM dengan dosis 4 ton ha?¹, sehingga direkomendasikan sebagai perlakuan optimum untuk meningkatkan produktivitas sorgum.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172344">
<title>Kandungan Nutrien dan Kualitas Fermentasi Silase Campuran Pelepah Sawit dan Hijauan Kacang Koro</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172344</link>
<description>Kandungan Nutrien dan Kualitas Fermentasi Silase Campuran Pelepah Sawit dan Hijauan Kacang Koro
Pramudita, Anggita Alya
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh campuran pelepah sawit dan hijauan kacang koro (Canavalia ensiformis) terhadap kandungan nutrien dan kualitas fermentasi silase. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 3x2 dengan 5 ulangan, faktor A berupa hijauan kacang koro (0%, 25%, dan 50%) dan faktor B berupa glukosa (0% dan 5%). Peubah yang diukur meliputi kandungan nutrien, fraksi serat kasar, dan kualitas fermentasi silase. Data dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) dan uji lanjut dengan metode Duncan. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi (P&lt;0,05) dari masingmasing faktor pada parameter protein kasar (PK) dan asam sianida (HCN) dengan kadar tertinggi, serta kadar N-NH3 terendah ada pada perlakuan 50% hijauan kacang koro dengan dan tanpa penambahan glukosa. Silase dengan perlakuan 50% pelepah sawit dengan 50% hijauan kacang koro menghasilkan silase dengan kandungan nutrien dan kualitas fermentasi terbaik.; This study aims to analyze the effect of palm frond and jack bean forages (Canavalia ensiformis) mixtures on nutrient content and silage fermentation quality. This study used a factorial completely randomized design (CRD) 3x2 with 5 replicates, factor A in the form of jack bean forages (0%, 25%, and 50%) and factor B in the form of glucose (0% and 5%). The measured variables included, nutrient content, crude fiber fraction, and fermentation quality of silage. Data were analyzed by Analysis of Variance (ANOVA) and further tested using Duncan's method. The results showed an interaction (P&lt;0.05) of each factor on the parameters of crude protein (CP) and hydrogen cyanide (HCN) were highest, and N-NH3 was lowest in the treatment of 50% jack bean fotrages with and without glucose addition. Silage with 50% palm fronds and 50% jack bean forages produced silage with the best nutrient content and fermentation quality.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
