Show simple item record

dc.contributor.advisorWiendi, Ni Made Armini
dc.contributor.advisorRianawati, Sri
dc.contributor.authorMusalamah
dc.date.accessioned2018-04-09T07:02:30Z
dc.date.available2018-04-09T07:02:30Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/91264
dc.description.abstractDendrobium sylvanum var. flava (2n=38) merupakan salah satu anggrek spesies potensial sebagai bunga pot maupun bunga potong karena memiliki jumlah kuntum banyak (30-40 per tangkai), bertangkai panjang, dengan warna sepal petalnya yang unik yaitu kuning polos, dimana pada umumnya Dendrobium sylvanum memiliki warna sepal petal coklat muda dengan garis coklat tua serta labelum berwarna putih (Phafl 2017). Selera konsumen bunga berubah cepat sehingga mendorong pemulia untuk terus menerus melakukan kegiatan pemuliaan guna mendapatkan varietas baru yang diminati oleh konsumen, misalnya dari warna bunga yang lebih bervariasi, ketebalan sepal yang lebih lebar dan tebal, juga memiliki daya tahan yang lama sebagai tanaman bunga pot maupun bunga potong (Andri et al. 2015). Hartati et al. (2014) menyatakan salah satu kelebihan tanaman anggrek poliploid adalah memiliki ukuran bunga lebih besar dan ketahanan bunga lebih lama. Dengan mutasi induksi menggunakan colchicine pada Dendrobium sylvanum var. flava ini diharapkan akan diperoleh keragaman yang berbeda dari asalnya, sebagai pilihan untuk diseleksi baik sebagai varietas baru atau sebagai sumber indukan. Mutasi dengan colchicine pada plbs hasil selfing Dendrobium sylvanum var. flava umur 2 bulan dilakukan secara in vitro dengan tujuan untuk mempelajari pengaruh konsentrasi dan durasi perendaman colchicine, media proliferasi, interaksinya terhadap pertumbuhan dan proliferasi plbs Dendrobium sylvanum var. flava, mempelajari media proliferasi yang dapat meningkatkan daya proliferasi plbs mutan putatif MV2 Dendrobium sylvanum var. flava, mengidentifikasi ploidi mutan putatif MV2 Dendrobium sylvanum var. flava berdasarkan parameter stomata dan kloroplas dalam sel penjaga stomata, dan mendapatkan mutan putatif MV2 dari hasil induksi mutasi dengan colchicine pada Dendrobium sylvanum var. flava . Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Lengkap Faktorial 3 Faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah konsentrasi colchicine dengan 5 taraf yaitu; 0.02% (K1); 0,04% (K2); 0,06% (K3); 0,08% (K4); dan 0,1% (K5). Faktor kedua adalah durasi perendaman yaitu: 1 jam (T1); 24 jam (T2); 48 jam (T3); dan 72 jam (T4). Faktor ketiga adalah media proliferasi dengan penambahan BAP yang terdiri dari 2 taraf yaitu: 1 mg L-1 (M1); 0.5 mg L-1 (M2). Dari kombinasi perlakuan menggunakan 3 ulangan tersebut menghasilkan 120 satuan percobaan ditambah satu kontrol (tanpa perendaman colchicine) pada dua macam media yang berbeda. Masing-masing satuan percobaan terdiri dari 10 plbs sehingga terdapat 1200 satuan pengamatan ditambah 600 satuan pengamatan kontrol. Pengamatan dilakukan terhadap persentase hidup plbs (mutan putatif generasi MV1), persentase plbs berproliferasi (mutan putatif generasi MV1), jumlah tunas (mutan putatif generasi MV2), jumlah akar (mutan putatif generasi MV2), panjang dan lebar stomata (mutan putatif generasi MV2), kerapatan stomata (mutan putatif generasi MV2), jumlah kloroplas pada sel penjaga stomata (mutan putatif generasi MV2). Data pengamatan persentase hidup, persentase plbs berproliferasi, jumlah tunas, dan jumlah akar yang diperoleh dianalisis menggunakan uji F atau analisis varian. Apabila ada perbedaan nyata antar perlakuan maka dilanjutkan dengan DMRT pada taraf α = 5%. Adapun untuk mengetahui apakah kombinasi perlakuan berbeda nyata dengan kontrol dilakukan uji T pada taraf α = 5%. Uji F dan Uji T dilakukan menggunakan software SAS 9.1.3. Data kerapatan stomata, panjang stomata, lebar stomata dan jumlah kloroplas pada sel penjaga, dihitung rerata dan standar deviasi nya menggunakan Microsoft Office Excel. Data rerata yang diperoleh digunakan untuk analisis gerombol menggunakan software STAR (Statistical Tool for Agricultural Research) berdasarkan Agglomerative Cluster Analysis, dengan metode jarak euclidiean, dengan metode pengelompokan ward. Hasil analisis ragam menunjukkan terdapat interaksi nyata antara taraf konsentrasi dengan lama perendaman colchicine terhadap persentase hidup plbs Dendrobium sylvanum var. flava. Terdapat interaksi nyata antara durasi perendaman colchicine dengan media proliferasi terhadap persentase hidup plbs, persentase plbs berproliferasi, dan jumlah akar mutan putatif Dendrobium sylvanum var. flava. Terdapat interaksi nyata antara taraf konsentrasi colchicine, lama perendaman colchicine serta media proliferasi terhadap persentase plbs berproliferasi. Mutan putatif diduga poliploid adalah mutan putatif yang memiliki jumlah kloroplas 1.6-2.3x dari jumlah kloroplas kontrol diploid pada generasi MV2. Mutan putatif generasi MV2 yang diduga poliploid pada analisis dendrogram terbagi dalam 4 gerombol berdasarkan karakter stomata dan jumlah kloroplas. Mutan putatif generasi MV2 yang diduga polyploid berdasarkan karakter stomata dan jumlah kloroplas sebanyak 13 individu.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcBiotechnologyid
dc.subject.ddcMutagenesisid
dc.subject.ddc2015id
dc.subject.ddcBogor-JABARid
dc.titleMutasi Induksi Dendrobium sylvanum var. flava Menggunakan Colchicine Secara In Vitro.id
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordDendrobium sylvanum varid
dc.subject.keywordflavaid
dc.subject.keywordplbid
dc.subject.keywordkloroplasid
dc.subject.keywordstomataid
dc.subject.keywordpoliploidiid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record