Show simple item record

dc.contributor.advisorWientarsih, Ietje
dc.contributor.advisorHandharyani, Ekowati
dc.contributor.advisorAndriani
dc.contributor.advisorSetiyono, Agus
dc.contributor.authorSutardi, Lina Noviyanti
dc.date.accessioned2017-07-17T08:01:40Z
dc.date.available2017-07-17T08:01:40Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/87494
dc.description.abstractTanaman obat telah digunakan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan hewan. Penelitian ini bertujuan untukmenetapkan parameter standar ekstrak sebagai langkah awal menjamin mutu ekstrak, analisis kandungan zat aktif, mengevaluasi aktivitas antibakteri rimpang lempuyang dan buah mengkudu pada Mycoplasma gallisepticum dan Escherichia coli (in vitro dan in vivo). Hasil ekstraksi menunjukkan semua ekstrak yang digunakan dalam penelitian ini memenuhi persyaratan dalam Farmakope Herbal Indonesia. Persyaratan tersebut antara lain nilai rendemen, kadar air, kadar abu total, dan kadar abu tak larut asam. Hasil penapisan fitokimia semua ekstrak mengandung flavonoid, alkaloid, terpenoid, dan tanin. Ekstrak menunjukkan bahwa mengkudu juga mengandung antrakuinon. Uji in vitro dilaksanakan pada ekstrak etanol simplisia, sampel segar, dan jus rimpang lempuyang gajah, lempuyang pahit, lempuyang wangi, dan buah mengkudu. Pengujian aktivitas antibakteri semua sampel pada Mycoplasma gallisepticum dan Escherichia coli, menggunakan metode disc diffusion dan konsentrasi hambat minimum. Uji ini menunjukkan bahwa semua sampel mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Mycoplasma gallisepticum, tetapi hanya kombinasi ekstrak simplisia rimpang lempuyang dan buah mengkudu yang mempunyai aktivitas terhadap Escherichia coli. Ekstrak simplisia lempuyang gajah dan buah mengkudu merupakan kombinasi terbaik sehingga dipilih sebagai kandidat ekstrak pada pengujian in vivo. Uji in vivo menggunakan ayam specific pathogen free yang diinfeksi Mycoplasma gallisepticum dan Escherichia coli. Ekstrak simplisia lempuyang gajah dan buah mengkudu diberikan pada ayam baik secara preventif maupun kuratif selama 14 hari. Hasil uji in vivo kedua ekstrak tanaman ini secara tunggal maupun kombinasi terbukti dapat menurunkan kejadian infeksi chronic respiratory disease pada ayam percobaan. Kombinasi kedua ekstrak dapat meningkatkan pertambahan bobot badan, memperbaiki kondisi ayam berdasarkan parameter hematologi dan patologi anatomi. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar penggunaan kombinasi ekstrak simplisia lempuyang gajah dan buah mengkudu sebagai alternatif terapi chronic respiratory disease pada ayam.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcAnimal Husbandryid
dc.subject.ddcVeterinary scienceid
dc.subject.ddc2014id
dc.subject.ddcBogor, Jawa Baratid
dc.titleAktivitas ekstrak rimpang lempuyang dan buah mengkudu untuk pengendalian Chronic Respiratory Disease pada ayamid
dc.title.alternativeIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.typeDissertationid
dc.subject.keywordZingiber zerumbet (L.) Smithid
dc.subject.keywordZingiber amaricans BL.id
dc.subject.keywordZingiber aromaticum Valid
dc.subject.keywordMorinda citrifolia L.id
dc.subject.keywordchronic respiratory diseaseid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record