Show simple item record

dc.contributor.advisorFardiaz, Dedi
dc.contributor.advisorNovinar
dc.contributor.authorSari, Ella Nanda
dc.date.accessioned2017-05-19T08:05:40Z
dc.date.available2017-05-19T08:05:40Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/85366
dc.description.abstractKeamanan pangan perlu diterapkan untuk melindungi masyarakat dari foodborne disease. Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) adalah program edukasi yang bertujuan mengubah perilaku masyarakat desa megikuti pesan lima kunci keamanan pangan. Program ini harus dievaluasi untuk mengetahui efektivitas metode penyampaian materi keamanan pangan dan pentingnya peran pemimpin desa dalam keberhasilan program. Penetapan lokasi dan responden penelitian menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Purasari, Puraseda, dan Karyasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Responden yang telibat adalah wanita berusia 20-55 tahun, yang terdiri dari ibu rumah tangga, pedagang kreatif lapangan (PKL), pemilik industri rumah tangga pangan (IRTP), pengecer, dan guru. Intervensi dilakukan dengan metode intervensi yang berbeda yaitu diskusi kelompok yang dilaksanakan di desa Purasari, permainan di Desa Puraseda, dan presentasi di Desa Karyasari. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner, wawancara, dan kajian pustaka yang selanjutnya diolah dengan IBM SPSS Statistics 22 dan Microsoft Excel. Penelitian dilakukan melalui empat tahap yaitu penelitian pendahuluan, intervensi, postintervensi, dan analisis data. Evaluasi efektivitas program menggunakan metode outcome evaluation dengan membandingkan skor pre- dan post-test dengan paired sample t test serta mengetahui hubungan faktor (tingkat pendidikan dan umur responden) terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku setelah intervensi yang diuji menggunakan rank spearman. Peran pemimpin desa dikaji secara kualitatif. Hanya hasil Desa Purasari dan Puraseda yang dianalisis dan dibandingkan sedangkan hasil Desa Karyasari tidak, sebab skor post-test tidak tersedia. Hasil penelitian dari Desa Puraseda dan Purasari menunjukkan bahwa program efektif mencapai tujuannya yang ditunjukkan dengan nilai signifikansi (p)<0.05. Umur dan tingkat pendidikan responden tidak memiliki korelasi terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku responden setelah penyuluhan (p>0.05). Hasil perbandingan metode menunjukkan bahwa diskusi kelompok menigkatkan skor pengetahuan, sikap, dan perilaku yang lebih besar dibandingkan permainan. Selanjutnya, peran pemimpin penting dalam menjalankan partisipasi masyarakat untuk mengikuti program.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcFood technologyid
dc.subject.ddcFood Safetyid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcJakartaid
dc.titleKajian Efektivitas Gerakan Keamanan Pangan Desa. Kasus: Di Tiga Desa, Kecamatan Leuwiliang.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keyworddesaid
dc.subject.keywordefektivitasid
dc.subject.keywordevaluasiid
dc.subject.keywordGKPDid
dc.subject.keywordkeamanan panganid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record