Show simple item record

dc.contributor.authorDahlan, Kiagus
dc.contributor.authorSoejoko, Djarwani S.
dc.contributor.authorIrzaman
dc.date.accessioned2010-04-22T02:17:15Z
dc.date.available2010-04-22T02:17:15Z
dc.date.issued2006
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/6234
dc.description.abstractPenelitian ini dilakukan untuk mempelajari morfologi, komposisi, dan kekerasan tulang 1manusia. Karakterisasi dilakukan pada kandungan anorganik tulang.Kandungan anorganik diperoleh dengan mengeliminasi kandungan organik dengan menggunakan larutan hydrazinium hydroxide 80%. Proses tersebut disebut deproteinasi. Sampel yang sudah dideproteinasi dikeringkan dengan pemanasan 110°C selama 12 jam selanjutnya disimpan dalam desikator dan siap dikarakterisasi. Karakterisasi komposisi dilakukan menggunakan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS), Ultra Violet Visible (UV-VIS) dan Fourier Transform Infra Red (FTIR). Karakterisasi kekerasasan dilakukan menggunakan dengan uji kekerasan Vickers. Dari pengamatan dengan FTIR dan AAS/UV-VIS diketahui bahwa kandungan anorganik tulang didominasi kalsium fosfat dengan gugus fungsi yang terdiri dari karbonat, posfat dan hidroksil. Selain unsur dominan, unsur lain yang juga didapatkan adalah magnesium, natrium dan kalium. Kalsium fosfat yang didapatkan berbentuk apatit biologi. Meningkatnya kandungan mineral tulang cenderung akan menambah kekerasannya. Dari pengamatan dengan uji kekerasan Vickers karakter anorganik tulang berdasarkan golongan usia memperlihatkan adanya perbedaan, semakin tua kekerasan tulang akan semakin meningkat.id_ID
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id_ID
dc.subjectIPB (Bogor Agricultural University)id_ID
dc.subjectTulangid_ID
dc.titleStudi morfologi, komposisi dan kekerasan tulang manusia dalam upaya pembuatan biokompatibel biomaterial substitusi tulangid_ID


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record